Laman

Minggu, Agustus 23

Al-kitab Adalah

 

Al-Kitab Adalah Merujuk kepada Kitab-kitab Wahyu Allah yaitu ; Al-Kitab Taurat, Al-Kitab Zabur, Al-Kitab Injil, Al-Kitab Al-Qur'an Selain Itu Kitab-kitab kecil berisi lembaran-lembaran kecil atau di sebut juga dengan shuhuf, shuhuf tidaklah termasuk kitab yang wajib di sampaikan Nabi yang menerimanya dari Allah kepada Ummat, 

Firman Allah tentang Alkitab bukanlah merujuk kepada Kitab-kitab yang di rubah-rubah oleh tangan manusia seperti Talmud dan Bibel ke duanya tidak termasuk penyebutan Allah Alkitab karena keduanya sudah ajaran manusia di dalamnya walaupun di bumbui Kisah-Kisah nabi-nabi Allah SWT. 

Esatapet Kitab Allah SWT

1 Nabi Musa Al-Kitab-nya Taurat Israel Aram-Tidak Termaterai

2. Nabi Daud Al-Kitab-nya Zabur Israel Suryani- melengkapi isi Taurat Tidak Termaterai

3. Nabi Isa Al-Kitab-nya Injil Israel Suryani- melengkapi Taurat zabur-tidak Termaterai

4. Nabi Muhammad Al-Kitabnya Al-Qur'an- melengkapi Taurat-Zabur-Injil- Ummat manusia seluruhnya -Arab yang @Termaterai

Namun di sayangkan demi misinya para Misionaris mereka mencatut nama-nama milik ummat Islam di dalam kitab mereka Gospel seperti Allah, Alkitab, Injil, Rasul dll di dalamnya, akhirnya banyak korban yang menduga bahwa Gospel adalah Injil. 

Allah telah menghapuskan Taurat maupun Injil karena  setiap kitab berisi hukum baru kitab yang lama atau sebelum-sebelumnya telah di perbaharui oleh kitab sesudahnya yang berisi keterangan dan merangkum kisah maupun hukum di dalamnya sebelumnya, karena kitab Taurat, Zabur Maupun Injil berlaku hanya pada Ummat tertentu saja( lokal) 

Jamuan (Al-Mā'idah):110 - (Ingatlah), ketika Allah mengatakan: "Hai Isa putra Maryam, ingatlah nikmat-Ku kepadamu dan kepada ibumu di waktu Aku menguatkan kamu dengan ruhul qudus. Kamu dapat berbicara dengan manusia di waktu masih dalam buaian dan sesudah dewasa; Dan (ingatlah) di waktu Aku MENGAJAR kamu MENULIS, hikmah, Taurat dan INJIL ,

Taurat adalah dan Injil adalah : Wahyu Allah SWT yang di turunkan kepada Rasulullah Musa dan Isa alaihissalam untuk bani Israel, secara langsung, selain itu Al-Kitab Al-Quran diturunkan kepada Rasulullah SAW Di turunkan secara bertahap, berangsur-angsur selama kurang dari 23 tahun atau 22 Tahun 22 bulan 22 hari. 

Al-Kitab Al-Quran Membawa Kebenaran

Al Qur’anul Karim adalah kitab terakhir yang diturunkan oleh Allah. Al Qur’an meghapus kitab Taurat, Zabur, Injil dan seluruh kitab yang diturunkan sebelumnya. Al Qur’an adalah sebagai hakim yaitu ukuran untuk menentukan benar tidaknya ayat-ayat yang diturunkan dalam kitab-kitab sebelumnya. Tidak ada satu pun kitab yang diturunkan saat ini yang memberi petunjuk untuk beribadah manusia kepada Allah dengan benar selain Al Qur’anul Karim.

Allah Ta’ala berfirman,

Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan sebagai hakim terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu.” (QS. Al Maidah: 48)

Taurat dan Injil Telah Dihapus oleh Al Qur’an.

Seorang muslim wajib mengimani bahwa taurat dan injil telah dihapus dengan Al Qur’anul Karim.

Perlu diketahui bahwa Taurat dan injil telah mengalami penyelewengan, penggantian, penambahan dan pengurangan sebagaimana hal ini telah dijelaskan dalam Al Qur’anul Karim. Di antaranya kita dapat melihat pada ayat,

“(Tetapi) karena mereka melanggar janjinya, Kami kutuki mereka, dan Kami jadikan hati mereka keras membatu. Mereka suka merubah perkataan (Allah) dari tempat-tempatnya, dan mereka (sengaja) melupakan sebagian dari apa yang mereka telah diperingatkan dengannya, dan kamu (Muhammad) senantiasa akan melihat kekhianatan dari mereka kecuali sedikit di antara mereka (yang tidak berkhianat).” (QS. Al Maidah: 13)

Bagi tiap-tiap masa ada Kitab (yang tertentu)”. Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki), … ( Qs. Ar-Ra’du : 38 – 39)

Semua Itu Wahyu Allah SWT 100℅

Talmud & Bibel Bukankah merujuk pada Al-kitab Taurat dan Injil Kitab Allah yang di maksud. 

Dan Tahukah bahwa Talmud dan Bibel Menghina Allah dan Nabi-NabiNya.

Dalam Qur'an Semua Nabi Di muliakan karena mereka pemimpin yg di pilih Allah untuk ummatnya Masing-masing

Dimana Injil Yang Asli

Injil Yang Asli adalah Wahyu Allah SWT yang di berikan kepada Nabi Isa Alaihissalam. 

Yang ada di tangan Kristen adalah Bibel Kanon tidak ada yang tahu pengarangnya, Bibel Kristen adalah  Bibel menurut Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes. 

Sesungguhnya di antara mereka ada segolongan yang memutar-mutar lidahnya membaca Al Kitab, supaya kamu menyangka yang dibacanya itu sebagian dari Al Kitab, padahal ia bukan dari Al Kitab dan mereka mengatakan: “Ia (yang dibaca itu datang) dari sisi Allah”, padahal ia bukan dari sisi Allah. Mereka berkata dusta terhadap Allah sedang mereka mengetahui. ” (QS. Ali Imron: 78)

Oleh karena itu, setiap ajaran yang benar yang ada dalam kitab-kitab sebelum Al Qur’an, ajaran Islam sudah menghapusnya (menaskh-nya). Selain ajaran yang benar tersebut berarti telah mengalami penyelewengan dan penggantian. Ada riwayat yang shahih yang menceritakan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah marah ketika Umar bin Al Khottob radhiyallahu ‘anhu melihat-lihat lembaran taurat. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Apakah dalam hatimu ada keraguan, wahai Ibnul Khottob? Apakah dalam taurat (kitab Nabi Musa, pen) terdapat ajaran yang masih putih bersih?! (Ketahuilah), seandainya saudaraku Musa hidup, beliau tetap harus mengikuti (ajaran)ku.” (HR. Ahmad 3: 387.)

Al-qur'an datang membenarkan yang dulu maksudnya Al-kitab Taurat Musa, Zabur Daud Injil Isa itu yang berisi Wahyu-Allah 100 ℅ bukan maksudnya merujuk kepada Talmud, ataupun Bibel, Sebab karena ke duanya sudah bercampur baur dengan perkataan manusia di dalamnya, andai saja tidak bercampur pasti ma'af nih, agama Yahudi dan Kristen tidak ada, kenapa saya katakan begitu? Karena di dalamnya saling menubuatkan nabi selanjutnya, jadi ajaran lama di tinggalkan mengikuti ajaran baru yang di bawa Nabi baru yang di utus karena di dalamnya yang berusia petunjuk baru sudah memuat yang sebelumnya. 

Contohnya;

1. Seandainya Talmud seratus persen isinya Taurat maka Yahudi mengakui (Isa) nya dan mereka mengakui juga kitab Injilnya (Isa) , tidak ada lagi agama Yahudi yang mendompleng kisah²nabi-nabi Allah, karena mereka tidak mengakui Isa dan Injil itu, maka mereka harus melakukan pembunuhan Nabi Itu, seperti Nabi zakaria itu juga korban mereka, itupun banyak kita temukan dalam bibel sisanya lihat sikap mereka terhadap Rasulullah Isa Ibn Mariam �"[ 𝙔𝙤𝙝 7:19] 𝘽𝙪𝙠𝙖𝙣𝙠𝙖𝙝 𝙈𝙪𝙨𝙖 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙚𝙡𝙖𝙝 𝙢𝙚𝙢𝙗𝙚𝙧𝙞𝙠𝙖𝙣 𝙝𝙪𝙠𝙪𝙢 𝙏𝙖𝙪𝙧𝙖𝙩 𝙠𝙚𝙥𝙖𝙙𝙖𝙢𝙪? 𝙉𝙖𝙢𝙪𝙣 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙨𝙚𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜𝙥𝙪𝙣 𝙙𝙞 𝙖𝙣𝙩𝙖𝙧𝙖 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙢𝙚𝙡𝙖𝙠𝙪𝙠𝙖𝙣 𝙝𝙪𝙠𝙪𝙢 𝙏𝙖𝙪𝙧𝙖𝙩 𝙞𝙩𝙪. 𝙈𝙚𝙣𝙜𝙖𝙥𝙖 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙗𝙚𝙧𝙪𝙨𝙖𝙝𝙖 𝙢𝙚𝙢𝙗𝙪𝙣𝙪𝙝 𝘼𝙠𝙪?"

Bahkan ummat pembantah yang nyata maka...dari itu mereka menghasut Romawi harus membunuh Nabi itu (Isa) agar mereka membuat ajaran mereka itu berjalan mulus. 

2. Seandainya Bibel seratus persen sama seperti yang di Terima Yesus dari Tuhannya, maka tidak ada agama Kristen, apa sebab? Mereka di nubuatkan akan datang mesias baru Nabi Muhammad akan datang menyempurnakan Injil sekaligus nabi akhir zaman, tapi walaupun begitu sisanya masih ada seperti 

Yoh 14 26 tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.

di maksud Yesus. 

Dan Matius 23:38 Lihatlah rumahmu Bait mu ini akan ditinggalkan dan menjadi sunyi.

Kata Yesus kepadanya: “Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Allah bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem ( Baitul Maqdis ini ) Yohanes 4:21 TB

#Mana_Dalilnya? #ini ;

Wahai Ahli Kitab! Sungguh, Rasul Kami telah datang kepadamu, menjelaskan kepadamu banyak hal dari (isi) kitab yang kamu sembunyikan, dan banyak (pula) yang #dibiarkannya. Sungguh, telah datang kepadamu cahaya dari Allah dan Kitab yang menjelaskan,"(QS.5:15)

Maka dari itu untuk melanjutkan ajaran manusia adat istiadat ini Yahudi maupun ajaran Kristen mereka mengambil sejarah nabi² Allah sebagai bumbunya dan misinya menyimpang dari petunjuk Allah yang ada dalam kitab Taurat Musa maupun Injil Isa

Rasul Ulul Asmi yaitu 

1. Nabi Nuh a.s., 

2. Nabi Ibrahim a.s.,

3. Nabi Musa a.s.,

4. Nabi Isa a.s.,

5. Nabi Muhammad saw.

Ulul azmi merupakan sebutan utusan-utusan Allah yang sabar, teguh pendirian, serta yang lebih banyak menanggung beban dalam menegakkan kalimat Allah dari pada para Nabi dan Rasul lainnya. keteguhan dan kesabaran yang kuat atas beban yang sangat berat.”

Nabi yg mendapat gelar Ulul Azmi ada 5 orang

Jika mau silakan baca ; https://penaqolbi.com/pengertian-ulul-azmi/


Dan ada sifat Rasul yaitu 5 yang wajib di ketahui

SIFAT-SIFAT NABI/RASUL-NYA 

4 WAJIB 4 MUSTAHIL 1 JAIZ


1. Siddiq = Jujur > < Kidzib = bohong.

Nabi & Rasul Allah mempunyai sifat siddiq yaitu jujur dalam perkataan maupun perbuatan. Nabi Muhammad sejak beliau kecil sudah dikenal dengan sifat jujurnya. Dan tidak akan mungkin Nabi &Rasul memiliki sifat kidzib, karena mereka ditugaskan untuk menyampaikan ajaran-ajaran Allah SWT. Salah satu sifat agar dipercaya orang yaitu jujur, sehingga tidak mungkin orang yang telah dipilih oleh Allah SWT untuk menyampaikan ajaranNya mempunyai sifat kidzib.


2. Fathanah = Cerdas > < Baladah = Bodoh.

Tidak ada satupun seorang Nabi & Rasul yang telah dipilih Allah yang memiliki sifat bodoh (baladah). Karena Nabi & Rasul diberi akal dan pikiran yang sangat cerdas. Cerdas dalam hal apapun, contohnya; perencanaan, pelaksanaan, strategi dakwah dan lain-lain.


3. Tabligh = Menyampaikan > < Kitman= Menyembunyikan

Nabi & Rasul mempunyai sifat tabligh, yaitu bahwa Nabi dan Rasul menyampaikan yang semestinya disampaikan. Wahyu yang telah diterima oleh beliau-beliau seluruhnya disampaikan kepada seluruh umatnya dan tidak satupun yang disembunyikan. Sehingga Nabi & Rasul tidak mungkin memiliki sifat menyembunyikan (kitman) menyembunyikan.


4. Amanah = Dipercaya > < Khianat= dzalim


Nabi & Rasul mempunyai sifat amanah yang artinya dapat dipercaya. Nabi & Rasul tidak akan berkhianat. Karena sikap dan prilaku beliau-beliau tidak mungkin melanggar larangan, perintah dan aturan-aturan Allah serta tidak menyimpang dari ajaran-Nya.


SIFAT JAIZ= Harus

Sifat Jaiz Para Rosul dan Nabi

Para Nabi dan juga Rosul utusan Allah SWT juga memiliki satu sifat yang dinamakan dengan sifat jaiz. Sifat jaiz bagi para nabi dan rosul terdapat (1) satu yakni A’radhul Basyariyah yang memiliki arti bahwa mereka juga memiliki sifat seperti manusia pada umumnya yakni makan, minum, sakit, tidur dan lain – lainnya.

Di dalam Al-Qur’an telah disebutkan terdapat beberapa Nabi, yang pertama adalah Nabi Adam as dan yang terakhir ialah Nabi Muhammad SAW. Dan Nabi Muhammad ialah Nabi serta Rasul yang ditugaskan sebagai penyampai Agama Islam kepada umat manusia di zamannya sampai hari kiamat nanti.


Dalam Iman Islam semua Nabi-Nabi pilihan Allah jauh dari sifat tercela dan dosa sifat nabi-nabi Amanah tidak khianat

Menyampaikan tidak menyembunyikan

Jujur tidak Pendusta

Cerdas tidak Bodoh

Satu Pegangan ini semua tongkat nabi-nabi lo! (#Tauhid) meng Esa kan Dia 

Allah berfirman :

"Dan orang yang membenci agama Ibrahim, hanyalah orang yang memperbodoh dirinya sendiri. Dan sungguh, Kami telah memilihnya (Ibrahim) di dunia ini. Dan sesungguhnya di akhirat dia termasuk orang-orang saleh."


"(Ingatlah) ketika Tuhan berfirman kepadanya (Ibrahim), Berserah dirilah! Ibrahim menjawab, Aku berserah diri kepada Tuhan seluruh alam."

Wasiat Ibrahim 

Ibrahim A's : " Wahai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini untukmu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim(berserah diri)."(QS. Al-Baqarah 2: 132)


Yakob juga berwasiat kepada anak-anaknya

Yakub A's: "Apa yang kamu sembah sepeninggalku?"

Mereka menjawab : "Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu, yaitu tuhannya Ibrahim, Ismail, dan Ishak, (yaitu) Tuhan Yang Maha Esa dan kami (hanya) berserah diri kepada-Nya." [QS. Al-Baqarah: Ayat 133]


Katakanlah "Kami beriman kepada Allah, dan kepada apa yang diturunkan kepada kami, dan kepada apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Ya'qub dan anak cucunya, dan kepada apa yang diberikan kepada Musa dan 'Isa serta kepada apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhan mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka dan kami berserah diri kepada-Nya." [ QS. Al-Baqarah: 136.]

" Wahai Ahli Kitab! Sungguh, Rasul Kami (utusan terakhir)telah datang kepadamu,(Manusia) menjelaskan kepadamu banyak hal dari (isi) kitab yang kamu sembunyikan, (yahudi) dan banyak (pula) yang #dibiarkannya. (masih ada sisa kebenaran didalamnya)Sungguh, telah datang kepadamu #CAHAYA dari Allah dan Kitab (Al-Qur'an) yang #MENJELASKAN,"(QS.5:15)

" Wahai Ahli Kitab!

Marilah (kita) menuju kepada #satu_kalimat (pegangan) #yang_sama_antara_kami_dan_kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, [* maaf contohnya: Roh Kudus, Manusia dll ] dan bahwa kita #tidak_menjadikan satu sama yang lain tuhan-tuhan selain Allah.

Jika mereka berpaling [* Tidak menerima ] , maka katakanlah (kepada mereka), Saksikanlah, bahwa kami adalah orang muslim. (Arti; Berserah diri kepada Allah) " [QS. Ali 'Imran 3: 64]