Sesungguhnya Al Qur’an yang mulia berada pada kitab yang terpelihara dan tidak tersentuh kecuali oleh mereka yang di SUCIKAN ( QS. Al-Waqiah 56 : 77-78-79).
Hatinya yang sudah suci
Perlu kita Ingat | Siapa Orang yang Disucikan?
Orang yang di sucikan mereka yang ahli qolbu orang yang senantiasa qolbunya selalu mengingati Allah.
Orang-orang yang akan mendapatkan rahmat Allah.
Mereka yang mendapatkan rahmat Allah orang yang banyak mengingat Allah dan mencari ridha Allah
*Memberi Menyerukan Peringatan Kepada Orang-orang Yang Beriman bagian dari Ketakwaan Hati*
" Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman. (QS. Adz-Dzariyat 51: 55).
“ Dan barangsiapa mengagungkan syi’ar-syi’ar Allah, maka sesungguhnya itu timbul *dari ketakwaan hati” (QS. Al Hajj: 32).
Orang- Orang-orang Yang Kembali, Kembali Bersama Sekelompok Jama'ah Yang Mengadakan Cara, Jalan, Metode, ( Perjalanan Kembali Ke negeri Asalnya) Kembali Kepada Keadaan Semula Fitrahnya Diri Ruh Yang Mengenal (Ma'rifat) Kepada Tuhannya.
" Dan *KEMBALILAH kamu kepada Rabbmu,* dan berserah diri-lah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi). ” (QS. Rombongan-rombongan 39 :54).
" ikutilah jalan( Tharekat) *orang yang kembali kepada-Ku,* kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu ( Lukman 31:15 ).
" Wahai jiwa yang tenang, *kembalilah kepada Tuhanmu dengan ridha dan diridhai*, serta *masuklah ke dalam jama'ah hamba-hamba-Ku,* dan masuklah ke dalam sorga-Ku, (Q.S. al-Fajr, 89:27-30).
Diri Yang Merupakan Sesuatu Yang Dapat Disebut.
" Bukankah telah datang atas manusia satu waktu dari masa, sedang dia ketika itu *belum merupakan sesuatu yang dapat disebut?* (QS. Al-Insan 76: 1).
Diri yang kebanyakan lupa ketika ruh itu memasuki jasad
" Maka apabila telah Ku sempurnakan kejadiannya dan Ku tiupkan kepadanya ruh-Ku."(QS: Saad 38:72). -Allah Meniupkan Ruh Pada Manusia Diharapkan Jadi Mahluk Spiritual yang senantiasa ingat Kepada-Nya
( Dalam Ilmu Fiqih Rukun Islam Karena Fokus Pada Ilmu Dunia Lahir Tubuh Maupun Dalam Ilmu Aqidah Rukun Iman Kita Tidak Diajarkan Cara Ma'rifat Mengenal Dzat Allah Hanya Ma'rifat Sifat² Allah saja, untuk Mengetahui Ilmu Ma'rifat Dzat Allah Perlu Kita Belajar Dari Ilmu Tasawuf Rukun Agama Yang ke 3 Rukun Ihsan Metode Dan caranya dengan bimbingan seorang yang telah Allah pilih sebagai pemain atau penerus nabi Muhammad SAW.
Barangsiapa diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk; dan barangsiapa disesatkan-Nya, maka engkau tidak akan mendapatkan *seorang penolong WALI MURSYID yang dapat memberi petunjuk kepadanya*.(QS. Al- Kahfi 18 :17)
*SURAH BESI (KERAS, EGO)*
َูู
َุง َُููู
ْ َูุง ุชُุคْู
َُِْููู ุจِุงِّٰููู َูุۚงูุฑَّุณُُْูู َูุฏْุนُُْููู
ْ ِูุชُุคْู
ُِْููุง ุจِุฑَุจُِّูู
ْ ََููุฏْ ุงَุฎَุฐَ ู
ِْูุซَุงَُููู
ْ ุงِْู ُْููุชُู
ْ ู
ُّุคْู
َِِْููู
" Dan mengapa kamu tidak beriman kepada Allah padahal Rasul menyeru kamu supaya kamu beriman kepada Tuhanmu. Dan sesungguhnya Allah telah mengambil PERJANJIANMU (bai'atmu) JIKA kamu adalah orang-orang yang BERIMAN. (QS.Besi QS.57:8).
" Dan kamu benar-benar datang sendiri-sendiri kepada Kami sebagaimana Kami ciptakan kamu pada mulanya [ dalam QS. 7:172], dan apa yang telah Kami karuniakan kepadamu, kamu tinggalkan di belakangmu (di dunia). (QS. Binatang ternak 6: 94).
*Ma'rifat Diri Ruh*
" Dan Ingatlah " Dulu Ketika Allah mengeluarkan kamu, Allah memengambil KESAKSIAN terhadap jiwamu (Seraya berfirman) : " "Bukankah Aku ini Tuhanmu? "kamu menjawab: " BETUL (Engkau Tuhan kami), Aku Menjadi SAKSI". (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari KIAMAT kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya aku (bani Adam) adalah orang-orang yang LENGAH, (lupa), terhadap ini (keesaan Tuhan)", (QS.7 Al-A'raf :172).
" Maka hadapkanlah wajahmu (hati nurani yang tidak lupa yang Ma'rifat)( QS.Al A'raf 7: 172 | dengan lurus kepada agama (Allah), (*tetaplah atas) Fitrah Allah* yang telah menciptakan manusia menurut FITRAH itu. *tidak ada perubahan* dalam ciptaan Allah,
(itulah) *agama yang LURUS*,
tetapi *KEBANYAKAN* manusia tidak mengetahui." (QS. Romawi 30: 30).
*Penghalang Dan Ego*
Iblis menjawab, ‘Karena Engkau telah menghukumku tersesat, maka saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka DARI JALAN-MU yang LURUS, kemudian saya akan mendatangi mereka dari MUKA dan dari BELAKANG mereka, dari KANAN dan dari KIRI mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur. [Al-A’rรขf/7:16-17]
*Padahal Manusia Itu Bodoh Tapi Egonya Kebanyakan Tinggi*
" Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu *pendengaran, *penglihatan* dan *hati*, agar kamu bersyukur. (QS.an Nahl 16: 78).
Namun tidak jarang karena ilmu yang ada pada mereka, mereka merasa memiliki dan merasa memiliki harta ilmu menjadi tinggi hati sombong ego baik ulama sekalipun ilmu mereka menghijab mereka dari mengenal Allah hakikat hidupnya. https://youtu.be/s_sSS0ESWgQ
" Dan Sesungguhnya kamu telah mengetahui penciptaan yang pertama, maka mengapakah ? kamu tidak mengambil pelajaran (untuk penciptaan yang kedua( berbangkit) (Al Waqiah Hari Kiamat 56: 62.)
Katakanlah: "Tuhanku menyuruh menjalankan keadilan". Dan (katakanlah): "Luruskanlah wajahmu di setiap sembahyang dan sembahlah Allah dengan mengikhlaskan ketaatanmu kepada-Nya. Sebagaimana Dia telah menciptakan kamu pada permulaan (demikian pulalah kamu akan kembali kepada-Nya)".( QS 7: 29).
"... siapakah yang lebih zhalim daripada orang yang menyembunyikan KESAKSIAN dari Allah yang ada padanya?" Allah tidak lengah terhadap apa yang kamu kerjakan ( QS.Al-Baqarah 2:140).
Surah Al-Fath /Kemenangan " Bahwasanya orang-orang yang berjanji setia kepada kamu sesungguhnya mereka berjanji setia kepada Allah. Tangan Allah di atas tangan mereka, maka barangsiapa yang melanggar JANJI-nya niscaya akibat ia melanggar janji itu akan menimpa dirinya sendiri dan barangsiapa menepati janjinya kepada Allah maka Allah akan memberinya pahala yang besar. ( QS.Al-Fath, Kemenangan 29: 10).
" Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buat untuk manusia; dan tiada yang memahaminya kecuali orang-orang yang berILMU. (Al-'Ankabut 43).
Hakekat Diri Manusia Adalah Ruhul Qudsi | KH Zezen Zaenal Abidin https://youtu.be/LPZjdBhdzPM
Sumpah setia (Baiat) dan Penancapan benih Tauhid https://youtu.be/lnr8O1m1wwM
Katakanlah (wahai Muhammad) apakah sama orang-orang yang mengetahui dan orang-orang yang tidak mengetahui. Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran. (QS Rombongan-rombongan: 9)