Laman

Rabu, Oktober 13

Wahai Hamba Kembalilah

Kembali Kepada Allah ( Tauhid)

*Wahai Jiwa² Kembalilah* (Ilahiroji'un)

*Kepada Rombongan² Jama'ah Kerohanian*

“Hai jiwa yang tenang. *Kembalilah* (ilahi roji'un) *kepada Tuhanmu"* dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. Maka *masuklah ke dalam jama’ah hamba-hamba-Ku*, dan masuklah ke dalam surga-Ku.” (Q.S. Al-Fajr [89] ayat 27-30).

Hanya Orang-orang yang bertarekatlah yang menjalankan rukun Agama Ihsan yang mengadakan perjalanan kembali kepada Allah Sebagai Fitrahnya Sebagai Hamba Allah yang ta'at (QS.30:30) & sebagaimana asalnya ( QS. 7: 172).

".. Ikutilah jalan ( Tarekat, Metode, Cara) *orang yang kembali -Ku,* kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu (QS. 31:15).

"Dialah yang memperlihatkan tanda-tanda (kekuasaan)-Nya kepadamu dan menurunkan rezeki dari langit untukmu. Dan tidak lain *yang mendapat pelajaran hanyalah orang-orang yang kembali (kepada Allah)."*(QS. Ghafir 40: 13)

"Dia (Allah) telah mensyariatkan kepadamu agama yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu (Muhammad) dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa, dan 'Isa, yaitu tegakkanlah agama (keimanan dan ketakwaan) dan janganlah kamu berpecah-belah di dalamnya. Sangat berat bagi orang-orang musyrik (untuk mengikuti) agama yang kamu serukan kepada mereka. Allah memilih orang yang Dia kehendaki kepada agama tauhid dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya *bagi orang yang kembali (kepada-Nya)."*(QS. Asy-Syura 42: 13).

Kembali Kepada Allah

" Pencari Dunia jumlahnya BANYAK, Pencari akhirat jumlahnya SEDIKIT, dan pencari Allah lebih *SEDIKIT dari yang SEDIKIT* ". [ Syeh Abdul Qadir Jaelani ].

".. jika kamu mengikuti kebanyakan orang di bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan (Tharekat ) Allah. Yang mereka ikuti hanya persangkaan belaka ... (QS. Binatang ternak 6 : 116).

Menyangka tarekat rukun agama Ihsan nggak penting dipelajari seperti rukun Islam & Rukun Iman lainnya.

Pada saat malaikat Jibril memperkenalkan agama Islam kepada para sahabat melalui Rasulullah SAW. sesudah menjelaskan Islam dan Iman.

Kemudian Ia (Jibril) berkata: Beritahukan kepadaku apakah ( rukun) Ihsan itu? Nabi bersabda:

 قلﷺ أن تعبد الله كأنك تراه فإن لم تكن تراه فإنه يراك 

( Ihsan ialah) " Engkau beribadah kepada Allah seolah-olah engkau melihatnya. Jika engkau tidak bisa melihatnya, sesungguhnya Ia melihatmu (HR Muslim )

-- Seolah-olah engkau melihat Allah : Ma'rifat.

-- Sesungguhnya Ia melihatmu : Muqarabah.

Sebab Ingat, merasa  yang merasakan adalah ruh tanpa ruh tidak akan ada rasa.

Defenisi Ihsan

- Imu untuk mengetahui keadaan qobu baik dan buruknya

serta -tahu upaya membersihkannya

dan - *mengadakan perjalanan menuju Allah*. ( Kitab Tanwirul Qulub, Syeh Amin Alkurdi ).

" Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami_& buat untuk manusia; dan tiada] yang memahaminya *kecuali orang-orang yang diberi ILMU* (Al-'Ankabut 43).