Laman

Kamis, Oktober 14

Ketahuilah Surga & Neraka Hanya Sebuah Episode



 *Surga Dan Neraka Hanyalah Sebuah Episode* : 

Rasulullah SAW Di Utus Untuk Membuka Mata Batin Manusia Yang Tertutup Oleh Hijab( Ma'rifat), Materi melalui Para Warosatul Anbiya Para wali-Nya 

Tidak sadar itu dinamakan goflah / terhijab melihat yang Haq 

Allah berfirman:

قُلْ هَٰذِهِ سَبِيلِي أَدْعُو إِلَى اللَّهِ ۚ عَلَىٰ بَصِيرَةٍ أَنَا وَمَنِ اتَّبَعَنِي ۖ وَسُبْحَانَ اللَّهِ وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ

“ Qul hadzihi sabiili ada'u ilalloh 'ala bhasirotin inna wamin taba'ani ...

" Katakanlah (Muhammad): "Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan BHASIROTIN /mata batin (QOLBU) ainun Ruh (membuka mata batin ) hujjah yang nyata, maha suci Allah dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik".(QS.Yusuf 108).

Tonton Videonya


 https://youtu.be/tsPZI1I5Rso

*Wahai Jiwa² Kembalilah* (Ilahiroji'un)

*Kepada Kelompok² Jama'ah Kerohanian*

“Hai jiwa yang tenang. *Kembalilah* (ilahi roji'un) *kepada Tuhanmu"* dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. Maka *masuklah ke dalam jama’ah hamba-hamba-Ku*, dan masuklah ke dalam surga-Ku.” (Q.S. Al-Fajr [89] ayat 27-30).

".. Ikutilah jalan ( Tarekat, Metode, Cara) *orang yang kembali -Ku,* kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu (QS. 31:15).

"Dialah yang memperlihatkan tanda-tanda (kekuasaan)-Nya kepadamu dan menurunkan rezeki dari langit untukmu. Dan tidak lain *yang mendapat pelajaran hanyalah orang-orang yang kembali (kepada Allah)."*(QS. Ghafir 40: 13).

"Dia (Allah) telah mensyariatkan kepadamu agama yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu (Muhammad) dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa, dan 'Isa, yaitu tegakkanlah agama (keimanan dan ketakwaan) dan janganlah kamu berpecah-belah di dalamnya. Sangat berat bagi orang-orang musyrik (untuk mengikuti) agama yang kamu serukan kepada mereka. Allah memilih orang yang Dia kehendaki kepada agama tauhid dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya *bagi orang yang kembali (kepada-Nya)."*(QS. Asy-Syura 42: 13)

" Pencari Dunia jumlahnya BANYAK, Pencari akhirat jumlahnya SEDIKIT, dan pencari Allah lebih *SEDIKIT dari yang SEDIKIT* ". [ Syeh Abdul Qadir Jaelani ].

".. jika kamu mengikuti kebanyakan orang di bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan (Tharekat ) Allah. Yang mereka ikuti hanya persangkaan belaka ... (QS. Binatang ternak 6 : 116).

-Menyangka tarekat rukun agama Ihsan nggak penting dipelajari seperti rukun Islam & Rukun Iman lainnya.

Pada saat malaikat Jibril memperkenalkan agama Islam kepada para sahabat melalui Rasulullah SAW. sesudah menjelaskan Islam dan Iman.

Kemudian Ia (Jibril) berkata: Beritahukan kepadaku apakah ( rukun) Ihsan itu? Nabi bersabda:

 قلﷺ أن تعبد الله كأنك تراه فإن لم تكن تراه فإنه يراك 

( Ihsan ialah) " Engkau beribadah kepada Allah seolah-olah engkau melihatnya. Jika engkau tidak bisa melihatnya, sesungguhnya Ia melihatmu (HR Muslim )

-- Seolah-olah engkau melihat Allah : Ma'rifat.

-- Sesungguhnya Ia melihatmu : Muqarabah.

Sebab Ingat, merasa  yang merasakan adalah ruh tanpa ruh tidak akan ada rasa.

Defenisi Ihsan

- Imu untuk mengetahui keadaan qobu baik dan buruknya

serta -tahu upaya membersihkannya

dan - *mengadakan perjalanan menuju Allah*. ( Kitab Tanwirul Qulub, Syeh Amin Alkurdi ).

" Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami_& buat untuk manusia; dan tiada] yang memahaminya *kecuali orang-orang yang diberi ILMU*. (Al-'Ankabut 43).

Rabu, Oktober 13

Tujuan Hidup Ibadah Tujuan Ibadah Adalah Ma'rifat

  TUJUAN HDUP MANUSIA

" Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah (ma'rifat) kepada-Ku ".(QS. Ad Dzariyat 51:56)

Rukun agama yang ketiga: Rukun Ihsan 

( Ihsan ialah) “ Engkau beribadah kepada Allah seolah-olah engkau melihatnya. Jika engkau tidak bisa melihatnya, sesungguhnya Allah melihatmu (HR Muslim ). Melihat Merasa Dilihat Adalah Dzikir.

Defenisi Ihsan : - Ilmu untuk mengetahui keadaan qobu baik dan buruknya serta - tahu upaya membersihkannya - dan mengadakan perjalanan menuju Allah. ( Kitab Tanwirul Qulub Syeh Amin Alkurdi).

“ Orang yang berdzikir wajib mengikuti salah seorang imam dari iman- imam yang bertasawuf “ ( Kitab Nihayah Al Zain Syeh Nawawi Al Bantani ). Hakikat Rukun Agama ( Ihsan).

“ Barangsiapa diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat ; dan barangsiapa disesatkan-Nya, maka engkau tidak akan mendapatkan seorang penolong WALI MURSYID yang dapat memberi petunjuk kepadanya*.(QS. Al- Kahfi 18 :17).

Wali Mursyid Guru Pembimbing Dzikir Bersanad Kepada Rasulullah SAW.

Dalam hadis Qudsi Allah Berfirman

“Aku adalah Perbendaharaan yang tersembunyi, Aku ingin dikenal, maka kujadikan Makhluk supaya dengan Aku mereka kenal.”(HR. Bukhori)

Rasulullah SAW Di Utus Untuk Membuka Mata Batin Manusia Yang Tertutup Oleh Hijab, Materi melalui Para Warosatul Anbiya Para wali-Nya 


Tidak sadar itu dinamakan goflah / terhijab melihat yang Haq 

Allah berfirman:

قُلْ هَٰذِهِ سَبِيلِي أَدْعُو إِلَى اللَّهِ ۚ عَلَىٰ بَصِيرَةٍ أَنَا وَمَنِ اتَّبَعَنِي ۖ وَسُبْحَانَ اللَّهِ وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ

“ Qul hadzihi sabiili ada'u ilalloh 'ala bhasirotin inna wamin taba'ani ...

" Katakanlah (Muhammad): "Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan BHASIROTIN /mata batin (QOLBU) ainun Ruh (membuka mata batin ) hujjah yang nyata, maha suci Allah dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik".(QS.Yusuf 108).

Membuka mata batin artinya Ma'rifatullah

Simak videonya

Dan barang siapa buta (hatinya) di dunia ini, maka di akhirat dia akan buta dan tersesat jauh dari jalan (yang benar). ( QS. Al Isra' 73)

Maka tidak pernahkah mereka berjalan di bumi, sehingga hati (akal) mereka dapat memahami, telinga mereka dapat mendengar? Sebenarnya bukan mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada.( QS. Al-Hajj: 46)

" Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada tubuh kalian dan tidak pula kepada rupa kalian, tetapi Dia melihat kepada HATI kalian.” (H.R. Muslim).“

" Dan barang siapa buta (HATI-nya) di dunia ini, maka di akhirat dia akan buta dan tersesat jauh dari jalan (yang benar).( QS Al Isra' 72)

Rukun agama yang ketiga: Ihsan 

( Ihsan ialah) " Engkau beribadah kepada Allah seolah-olah engkau melihatnya. Jika engkau tidak bisa melihatnya, sesungguhnya Allah melihatmu (HR Muslim )

Allah yang menyaksikan dan yang disaksikan (QS Al-Buruj: 3).

Seolah-olah melihat Allah ( Ma'rifat)

Sesungguhnya Allah melihatmu ( Muqarabah)

" Dzat yang tidak memiliki wujud,

lalu bagaimana Ia akan dapat memberikan wujud semua ini? nyatanya Dia (Allah) lah yang nyata berwujud " 

Penjelasan Ihsan adalah terbukanya penghalang qalbumu melihat Allah,

Ihsan itu adalah Kemampuan qalbumu melihat Allah. Kata lain (Ma'rifat) (KH Zezen Zaenal Abidin )

Ibadah adalah ma'rifat membangun kesadaran Qolbu, jika kesadaran qolbu terbentuk maka disebut basirah mata hati nurani inti daripada ruh terbuka


3 Defenisi Ihsan/Tasawuf.

- Imu untuk 

-mengetahui keadaan qobu baik dan buruknya

serta 

- tahu upaya membersihkannya

- dan mengadakan perjalanan menuju Allah. ( Kitab Tanwirul Qulub Syeh Amin Alkurdi).


Wahai Hamba Kembalilah

Kembali Kepada Allah ( Tauhid)

*Wahai Jiwa² Kembalilah* (Ilahiroji'un)

*Kepada Rombongan² Jama'ah Kerohanian*

“Hai jiwa yang tenang. *Kembalilah* (ilahi roji'un) *kepada Tuhanmu"* dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. Maka *masuklah ke dalam jama’ah hamba-hamba-Ku*, dan masuklah ke dalam surga-Ku.” (Q.S. Al-Fajr [89] ayat 27-30).

Hanya Orang-orang yang bertarekatlah yang menjalankan rukun Agama Ihsan yang mengadakan perjalanan kembali kepada Allah Sebagai Fitrahnya Sebagai Hamba Allah yang ta'at (QS.30:30) & sebagaimana asalnya ( QS. 7: 172).

".. Ikutilah jalan ( Tarekat, Metode, Cara) *orang yang kembali -Ku,* kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu (QS. 31:15).

"Dialah yang memperlihatkan tanda-tanda (kekuasaan)-Nya kepadamu dan menurunkan rezeki dari langit untukmu. Dan tidak lain *yang mendapat pelajaran hanyalah orang-orang yang kembali (kepada Allah)."*(QS. Ghafir 40: 13)

"Dia (Allah) telah mensyariatkan kepadamu agama yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu (Muhammad) dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa, dan 'Isa, yaitu tegakkanlah agama (keimanan dan ketakwaan) dan janganlah kamu berpecah-belah di dalamnya. Sangat berat bagi orang-orang musyrik (untuk mengikuti) agama yang kamu serukan kepada mereka. Allah memilih orang yang Dia kehendaki kepada agama tauhid dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya *bagi orang yang kembali (kepada-Nya)."*(QS. Asy-Syura 42: 13).

Kembali Kepada Allah

" Pencari Dunia jumlahnya BANYAK, Pencari akhirat jumlahnya SEDIKIT, dan pencari Allah lebih *SEDIKIT dari yang SEDIKIT* ". [ Syeh Abdul Qadir Jaelani ].

".. jika kamu mengikuti kebanyakan orang di bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan (Tharekat ) Allah. Yang mereka ikuti hanya persangkaan belaka ... (QS. Binatang ternak 6 : 116).

Menyangka tarekat rukun agama Ihsan nggak penting dipelajari seperti rukun Islam & Rukun Iman lainnya.

Pada saat malaikat Jibril memperkenalkan agama Islam kepada para sahabat melalui Rasulullah SAW. sesudah menjelaskan Islam dan Iman.

Kemudian Ia (Jibril) berkata: Beritahukan kepadaku apakah ( rukun) Ihsan itu? Nabi bersabda:

 قلﷺ أن تعبد الله كأنك تراه فإن لم تكن تراه فإنه يراك 

( Ihsan ialah) " Engkau beribadah kepada Allah seolah-olah engkau melihatnya. Jika engkau tidak bisa melihatnya, sesungguhnya Ia melihatmu (HR Muslim )

-- Seolah-olah engkau melihat Allah : Ma'rifat.

-- Sesungguhnya Ia melihatmu : Muqarabah.

Sebab Ingat, merasa  yang merasakan adalah ruh tanpa ruh tidak akan ada rasa.

Defenisi Ihsan

- Imu untuk mengetahui keadaan qobu baik dan buruknya

serta -tahu upaya membersihkannya

dan - *mengadakan perjalanan menuju Allah*. ( Kitab Tanwirul Qulub, Syeh Amin Alkurdi ).

" Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami_& buat untuk manusia; dan tiada] yang memahaminya *kecuali orang-orang yang diberi ILMU* (Al-'Ankabut 43).

Jumat, Oktober 8

Tujuan Hidup Manusia

 TUJUAN HDUP MANUSIA

" Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah (ma'rifat) kepada-Ku ".(QS. Ad Dzariyat 51:56)

Rukun agama yang ketiga: Rukun Ihsan 

( Ihsan ialah) “ Engkau beribadah kepada Allah seolah-olah engkau melihatnya. Jika engkau tidak bisa melihatnya, sesungguhnya Allah melihatmu (HR Muslim ). Melihat Merasa Dilihat Adalah Dzikir.

Defenisi Ihsan : - Ilmu untuk mengetahui keadaan qobu baik dan buruknya serta - tahu upaya membersihkannya - dan mengadakan perjalanan menuju Allah. ( Kitab Tanwirul Qulub Syeh Amin Alkurdi). 

“ Orang yang berdzikir wajib mengikuti salah seorang  imam dari iman- imam yang bertasawuf “  ( Kitab Nihayah Al Zain Syeh Nawawi Al Bantani ). Hakikat Rukun Agama ( Ihsan).

“ Barangsiapa diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk; dan barangsiapa disesatkan-Nya, maka engkau tidak akan mendapatkan seorang penolong WALI MURSYID yang dapat memberi petunjuk kepadanya*.(QS. Al- Kahfi 18 :17).

Wali Mursyid Guru Pembimbing Dzikir Bersanad Kepada Rasulullah SAW.


Sabtu, Agustus 28

Pelita Hati Nikmat Terbesar Dalam Hidup Dari Allah SWT. Tontonlah



 " ikutilah jalan (Tharekat) orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu ( Lukman 31:15 )

Tharekat berarti jalan, orang yang bertharekat adalah orang yang sedang mengadakan perjalanan menuju Allah orang-orang yang mengadakan perjalanan kembali kepada Allah

Ilmu Islam ada 3

Ilmu Fiqih dalam rukun Islam

Ilmu Aqidah dalam rukun Iman

Ilmu Ahlak dalam rukun Ihsan, Ahlak, Adab, Tasawuf

Defenisi Ihsan Tasawuf.

- Imu untuk mengetahui keadaan qobu baik dan buruknya

serta tahu upaya membersihkannya

dan mengadakan perjalanan menuju Allah. ( Kitab Tanwirul Qulub).




Jumat, Agustus 27

Masuk Surga Bukan Karena Amal

Dahulukan Ilmu Daripada Amal

Nabi SAW bersabda, "Tidak seorang pun dari kalian yang dimasukkan surga oleh amalnya dan tidak juga diselamatkan dari neraka karenanya, tidak juga aku kecuali karena rahmat dari Allah." (HR Muslim). 

Ketahuilah bahwa Rahmat Allah itu adalah kuncinya dzikir yang menghasilkan ma'rifatullah.

" Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada tubuh kalian dan tidak pula kepada rupa kalian, tetapi Dia melihat kepada qolbu kalian.” (H.R. Muslim).“

" Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, sehingga Allah menjadikan mereka lupa akan diri sendiri. Mereka itulah orang-orang fasik.” (QS. Al-Hasyr: 19)

Lupa ma'rifat Insan mengenal hakikat diri dan tujuan penciptaannya.

" ikutilah jalan (tharekat) orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu ( Lukman 31:15 )

Tharekat berarti jalan, orang yang bertharekat adalah orang yang sedang mengadakan perjalanan menuju/ mengadakan perjalanan kembali kepada Allah

Ilmu Islam Atau Rukun Agama Islam Terdiri 3 (Trilogi) ( Islam, Iman Ihsan)

Ilmu Fiqih dalam rukun Islam

Ilmu Aqidah dalam rukun Iman

Ilmu Ahlak, Adab dalam rukun Ihsan,

Ahlak, Adab, Tasawuf. Seperti Sifat Sombong Dengki, Hasad, Ghibah, Pelit, dll.

Ihsan/ Ahlak, Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak mulia” (HR. Al Baihaqi).

Ke-tiga-tiganya kita golongkan juga sbb: Islam Ritual, Iman Intelektual, Ihsan Spritual/ Islam amal Jasad, Iman Nafs Aqidah Keyakinan Iqtikad, Ihsan Ruh Dzikrullah Ma'rifatulah 

Defenisi Ihsan, Tasawuf.- Imu untuk mengetahui keadaan qobu baik dan buruknya, serta tahu upaya membersihkannya, dan mengadakan perjalanan menuju Allah. ( Kitab Tanwirul Qulub).

Allah Subhanahu Wata'ala berfirman : " Sungguh, telah ada pada " (Diri) Rasulullah itu suri Tauladan Yang Baik Bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan dia banyak mengingat Allah (berdzikir kepada Allah) ( QS. Al-Ahzab 33: 21). 

Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. (QS. Al-Ahzab 33 :41).

  " Dan jika kamu mengikuti kebanyakan orang di bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Yang mereka ikuti hanya persangkaan belaka ... (QS. Binatang ternak 6 : 116).

" yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi Allah petunjuk (cahaya) dan mereka itulah orang-orang yang mempunyai AKAL. (QS. Rombongan-rombongan 39:18).

Kita butuh Wasilah:  Kita Butuh Wasilah Wali Allah

Senin, Agustus 23

Ketahuilah ! Mengingat Allah Hakikatnya Adalah Kunci Dan Ruhnya Ibadah

Ingat Kepada Allah Adalah Dzikrullah, Dzikir itu Adalah ( Qolbumu Mata hati nurani ) Ma'rifat Akan Dzat Allah

Ruh dari semua amal Ibadah adalah ma'rifat kepada Allah, dan Ibadah itu sendiri adalah terbungkus oleh ma'rifatullah.

“Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih  (dari syirik). ” (QS.Rombongan² :3).

" Dzat yang tidak memiliki wujud, lalu bagaimana Ia akan dapat memberikan wujud semua ini ? nyatanya Dia (Allah) lah yang nyata berwujud " 

Segala sesuatu yang bersifat baru ( huduts ) jika bertemu dengan yang bersifat kekal & terdahulu ( baqa & ( Qodim ) maka akan hancur binasa tanpa berbekas, atau tiada ( fana ). Jika aku tiada Dia tampak, dan jika Dia tampak Aku pun hilang lenyap "

" Qolbun salim yang bersih adalah hati yang pemiliknya mampu menjaga kesucian fitrahnya sendiri (QS.Romawi : 30)

Dan betapa banyak manusia menyembah berhala didalam dirinya sendiri karena tidak mengenal Allah & tidak kenal dirinya sendiri.

" Man arofa nafsahu faqod arofa rabbahu "

Siapa yang mengenal akan dirinya makan dia akan mengenal akan Tuhannya.

“Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, sehingga Allah menjadikan mereka lupa akan diri sendiri. Mereka itulah orang-orang fasik.” (QS. Al-Hasyr: 19) 

Manusia Didunia hidupnya hanya untuk mengabdi kepada Allah.
وَمَا خَلَقْتُ ٱلْجِنَّ وَٱلْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
" Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka ( mengabdi (beribadah/menyembah) kepada-Ku ".(QS. Ad Dzariyat 51:56)

" Sungguh, Aku ini Allah, tidak ada tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku dan laksanakanlah Sholat untuk mengingat Aku .[ QS.Taha 14].

" Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai (lupa, mengingat Allah) dari shalatnya ( QS.Al Maun 4-5 ).

" Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalatmu, ingatlah kepada Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring (QS.An-Nisa’ 103).

“ Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, sehingga Allah menjadikan mereka lupa akan diri sendiri. Mereka itulah orang-orang fasik.” (QS. Al-Hasyr: 19)

Membuang rasa memiliki segalanya.
" Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur. ( QS. An-Nahl 16: 78).

Lalai atau lengah sampai di umpamakan seperti .....binatang. 
" Dan sesungguhnya Kami jadikan isi NERAKA Jahannam
KEBANYAKAN jin dan MANUSIA,  mereka mempunyai -HATI-
tetapi tidak dipergunakannya untuk MEMAHAMI ( ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai -MATA- (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat tanda-tanda kekuasaan Allah dan mereka mempunyai -TELINGA- (tetapi) tidak dipergunakan untuk mendengar (ayat-ayat Allah).
Mereka itu sebagai Binatang Ternak  bahkan lebih SESAT lagi.
Mereka itulah orang-orang yang lalai ( lupa). (QS Al A’raf 179)

Orang yang selalu mengingat Allah ( berdzikir qalbunya selalu menyebut) Allah.
" Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang ber-AKAL, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka Memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata):
"Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. ” (QS Ali Imran (3): 190-191).

Nabi SAW bersabda, "Tidak seorang pun dari kalian yang dimasukkan surga oleh amalnya dan tidak juga diselamatkan dari neraka karenanya, tidak juga aku kecuali karena RAHMAT dari Allah." (HR Muslim).
Ketahuilah Rahmat Allah itulah kunci Ma'rifatullah.

https://youtu.be/SPfCOaQs3C4

Allah Subhanahu Wata'ala berfirman :
لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَانَ يَرْجُوا اللّٰهَ وَالْيَوْمَ الْاٰخِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيْرًاۗ
" Sungguh, telah ada pada " (Diri) Rasulullah itu suri Tauladan Yang Baik Bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharao (RAHMAT) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan dia BANYAK mengingat Allah ( QS. Al-Ahzab 33: 21).

" Dan jika kamu mengikuti *KEBANYAKAN* orang di bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Yang mereka ikuti hanya *PERSANGKAAN belaka* ... (QS. Al-An'am 6 : 116).

“ Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di PAGI dan SENJA hari dengan mengharap keridhaan-Nya,(*)dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini, dan janganlah kamu mengikuti orang yang HATINYA telah Kami lalaikan dari Mengingati Kami serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.” (Q.S. Al-Kahfi 18: 28).

Ahli qolbu diajarkan agar senantiasa mengingat Allah ( hatinya hidup) ikhlas dalam hidupnya
Tanyakanlah mereka ( ahli-ahli Qolbu itu).

Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. (QS. Al-Ahzab 33 :41).


فَسْـَٔلُوْٓا اَهْلَ الذِّكْرِ اِنْ كُنْتُمْ لَا تَعْلَمُوْنَ
“Fas`alu ahla adz-dzikri inn kuntum laa ta'lamun"
" Maka bertanyalah kepada Ahli Dzikir jika kamu tidak mengetahui (QS. Al Anbiya 21 :7).

" Maka KECELAKAAN yang besarlah bagi mereka yang telah membatu hatinya untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata.(QS.39 Az Zumar :22).

Seorang muslim di tuntut untuk berjihad melawan hawa nafsunya

https://backtocreator.blogspot.com/2021/08/seorang-muslim-dituntut-untuk-berjihad.html

Rahmat Allah itulah kunci Ma'rifatullah. https://youtu.be/SPfCOaQs3C4