Pandai Memutar Lidah Pengikut Kebhatilan
Ummat Islam, meyakini bahwa Isa 'alaihis salam adalah utusan Allah, sedangkan ibunya seorang shiddiqah (wanita mukminah dan benar). Isa dan ibunya sama-sama makan makanan sebagaimana manusia yang lainnya. Siapa yang makan makanan maka dia butuh untuk mengeluarkan kotoran (kencing dan berak). Maka keadaan keduanya sebagaimana seluruh manusia sebelum atau sesudah mereka.
Pantaskah orang yang masih butuh makan dan tak bisa lepas darinya lalu disebut Tuhan? Bukankah ini penghinaan kepada Tuhan. Kelas Allah akan menurunkan laknat-Nya kepada orang-orang yang mendustakan-Nya
Sangat aneh, orang mau bersujud kepada seorang manusia yang sejak awal lahirnya butuh kepada ibunya untuk menghilangkan kotoran kencing dan beraknya. Apakah layak dia ini disebut Tuhan semesta alam. Inilah penghinaan mereka kepada Allah, Tuhan Semesta Alam. Maha suci Allah dari semua keyakinan dan perkataan yang batil ini.
Sungguh Allah adalah Dzat Yang Maha Penyabar terhadap penghinaan yang didengarnya dari perkataan mereka, bahwa Allah memiliki anak. Namun Allah tetap membiarkan mereka dan masih juga menurunkan rizki pada mereka. Padahal langit bumi dan benda-benda di angkasa amat marah ketika mendengar perkataan mereka ini.
وَقَالُوا اتَّخَذَ الرَّحْمَنُ وَلَدًا (88) لَقَدْ جِئْتُمْ شَيْئًا إِدًّا (89) تَكَادُ السَّمَوَاتُ يَتَفَطَّرْنَ مِنْهُ وَتَنْشَقُّ الْأَرْضُ وَتَخِرُّ الْجِبَالُ هَدًّا (90) أَنْ دَعَوْا لِلرَّحْمَنِ وَلَدًا (91) وَمَا يَنْبَغِي لِلرَّحْمَنِ أَنْ يَتَّخِذَ وَلَدًا (92) إِنْ كُلُّ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ إِلَّا آَتِي الرَّحْمَنِ عَبْدًا (93)
"Dan mereka berkata: "Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak". Sesungguhnya kamu telah mendatangkan sesuatu perkara yang sangat MUNGKAR, hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi belah, dan gunung-gunung runtuh,karena mereka mendakwa Allah Yang Maha Pemurah mempunyai anak. Dan tidak layak bagi Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak. Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi, kecuali akan datang kepada Tuhan Yang Maha Pemurah selaku seorang hamba." (QS. Maryam: 88-93)
Sungguh Allah adalah Dzat Yang Maha Penyabar terhadap penghinaan yang didengarnya dari perkataan mereka, bahwa Allah memiliki anak.
Namun Allah tetap membiarkan mereka dan masih juga menurunkan rizki pada mereka.
Kita meyakini bahwa Allah adalah satu-satu tuhan yang hakiki. Dia bukan satu dari tiga oknum. Bukan pula tiga yang berkumpul dalam satu. Isa bin Maryam adalah Rasulullah (utusan Allah). Bukan Tuhan bukan pula anak Tuhan. Dan inilah pengakuan Nabi Isa sendiri:
Padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israel, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu"
Sesuai juga tertulis disisi mereka ( Markus 12:29) hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa. (Bukan Kelompok, perpaduan, persaruan, persekutuan)
Doktrin Kesesatan memutar lidah
" Sesungguhnya diantara mereka ada segolongan yang MEMUTAR-MUTAR LIDAHnya membaca Al Kitab, supaya kamu menyangka yang dibacanya itu sebagian dari Al Kitab, padahal ia bukan dari Al Kitab dan mereka mengatakan: "Ia (yang dibaca itu datang) dari sisi Allah", padahal ia bukan dari sisi Allah. Mereka berkata dusta terhadap Allah sedang mereka mengetahui. ( QS. Ali Imran :78).
*Merubah lafaz maupun maknanya seperti mengalihkan dari maksudnya. Mereka menghilangkan makna yang hak dan menetapkannya dengan makna yang batil, serta membawa lafaz yang menunjukkan yang hak kepada makna yang rusak padahal mereka mengetahuinya.*
*
Betapa kamu MEMUTARBALIKKAN SEGALA SESUATU! Apakah ¹tanah liat dapat dianggap sama seperti ²tukang periuk, sehingga apa yang ¹dibuat dapat berkata tentang ²yang membuatnya: "Bukan dia yang membuat aku"; dan apa ¹yang dibentuk berkata tentang yang membentuknya: "Ia tidak tahu apa-apa"? buat aku"; dan apa ²yang dibentuk berkata tentang yang membentuknya: "Ia tidak tahu apa-apa"? Yesaya 29:16 (TB)
Ket :
¹ hamba
² Pencipta
Siapa MEREKA yang Tuhan maksud di bawah ini tentu orang kafir yang selalu berdusta
" Dan MEREKA telah memilih tuhan-tuhan selain Allah, agar tuhan-tuhan itu menjadi pelindung bagi mereka,"
"sama sekali tidak! Kelak mereka (sesembahan) itu akan mengingkari penyembahan mereka terhadapnya, dan akan menjadi musuh bagi mereka."(QS. Maryam 19: 81-82)
Al-Qur'an datang meluruskan pemikiran orang yang tersesat agar kelak mereka tidak punya alasan dihadapan Allah.
" Dan mereka telah memilih tuhan-tuhan selain Allah, agar tuhan-tuhan itu menjadi pelindung bagi mereka,"
"sama sekali tidak! Kelak mereka (sesembahan) itu akan mengingkari penyembahan mereka terhadapnya, dan akan menjadi musuh bagi mereka."(QS. Maryam 19: 81-82)
*
Yohanes 15:20 Ingatlah apa yang telah Kukatakan kepadamu: Seorang HAMBA tidaklah lebih tinggi dari pada TUANnya.
*
Al-Masih sama sekali tidak enggan menjadi HAMBA Allah, dan begitu pula para malaikat yang terdekat (kepada Allah). Dan barang siapa enggan menyembah-Nya dan menyombongkan diri, maka Allah akan mengumpulkan mereka semua kepada-Nya.[QS. An-Nisa': 172]
"Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi, melainkan akan datang kepada (Allah) Yang Maha Pengasih sebagai seorang hamba."
(QS. Maryam 19: 93)