Laman

Rabu, Agustus 19

Orang Romawi Musuh Yesus



Nabi utusan Allah untuk bani Israel

🇮🇱 [Mat 15:24 ] KSI Bersabdalah Isa, "Aku hanya diutus kepada domba-domba yang hilang dari antara bani Israil."

Rasul palsu utusan dirinya sendiri untuk bngsa-bangsa bagi orang percaya tanpa logika

🇮🇹 (Gal 1: 16) ENDE berkenan menjatakan PuteraNja dalam diriku, supaja aku memperkenalkanNja kepada bangsa-bangsa PENJEMBAH DEWA-DEWA, aku tidak segera pergi berunding dengan daging dan darah,
Saulus/Paulus Sejak Lahir Mengaku-ngkau Sebagai Rasul =(Rasul Palsu).
Pengakuan sendiri sejak dalam Kandungan sudah menjadi Rasul *palsu (apostle)


🇮🇹 Gal 1 15 BIS Tetapi karena kebaikan hati Allah, Ia memilih saya sebelum saya lahir dan memanggil saya untuk melayani Dia.

Rasul Tidak Akan Mengania Orang Shaleh Dia Adalah Musuh Isa/Yesus.
🇮🇹 Kis 9 1 Shellabear (2011)
Sementara itu hati Saul masih saja berkobar-kobar untuk mengancam dan membunuh para pengikut Isa, Junjungan Yang Ilahi. Ia pergi kepada Imam Besar.

"Saul, Saul, mengapa engkau menganiaya Aku? Tidak ada gunanya engkau menolak Aku.' DRFT_WBTC
Aku menjawab, 'Siapakah engkau, ya Tuan?' Ia menjawab, 'Akulah Isa yang kauaniaya itu.(Kis 26 15 KSI)
Tetapi Saulus, juga disebut Paulus, [Kis. 13:9]


Mengutip dari sumber Islam Paripurna ; Nabi Isa A's terus melangsungkan dakwahnya sehingga kejahatan dan keburukan mengetahui bahwa singgasana mereka terancam hancur. Lalu pasukan keburukan bergerak untuk menangkapnya. Orang-orang Yahudi menyakitinya dan menuduhnya dan Ibunya dengan berbagai macam tuduhan. 

Nabi Isa A's dikatakan sebagai penyihir dan sebagai orang yang mengubah syariat dan mereka menisbatkan kekuatannya yang luar biasa kepada kekuatan setan. Ketika mereka tidak lagi memiliki tipu daya yang dapat melumpuhkan Nabi Isa dan mereka melihat orang-orang yang lemah dan orang-orang fakir berkumpul di sekitarnya, maka mereka mulai membikin suatu makar. Mereka mempengaruhi orang-orang Romawi. Mula-mula pemerintahan Romawi tidak turut campur karena menganggap bahwa perselisihan-perselisihan antara orang-orang Yahudi adalah perselisihan yang terjadi demi memperebutkan kepentingan sesama mereka. Lalu diadakanlah majelis Sanhadurim (yaitu majelis undang-undang tertinggi dari kalangan Yahudi). Mereka berkumpul untuk membuat persekongkolan demi menyingkirkan Nabi Isa. Persekongkolan itu mengambil bentuk yang baru.

Ketika orang-orang Yahudi tidak mampu memerangi Nabi Isa, mereka berpikir untuk membunuhnya. Mulailah para ketua pendeta Yahudi bermusyawarah untuk membuat suatu kesimpulan tentang cara yang mereka lakukan untuk menangkap Nabi Isa yang tidak menimbulkan kegaduhan di tengah-tengah masyarakat. Ketika para kepala Yahudi bermusyawarah, maka salah seorang dari murid al-Masih yang dua belas pergi kepada mereka, yaitu Yahuda al-Iskhriyutha. Ia berkata kepada mereka, “Apa yang kalian berikan jika aku berhasil menyerahkannya kepada kalian.”

“Meja penghianatan telah digelar di antara mereka dan dimulailah perundingan. Orang-orang Yahudi berusaha mencari titik temu dan mereka sepakat untuk memberinya tiga puluh lempeng dari perak. Ini adalah harga yang biasa mereka lakukan untuk membeli seorang budak sesuai dengan syariat Yahudi.” (penjelasan Injil Mata)

Selesailah konspirasi yang menetapkan untuk menangkap al-Masih dan kemudian membunuhnya. Dikatakan bahwa kepala pendeta Yahudi merobek-robek bajunya secara dramatis di suatu pertemuan agama dan ia berteriak, “sungguh Isa telah kafir.” Pero bekan baju dalam tradisi orang-orang Yahudi dilakukan ketika mereka mendengar atau melihat sesuatu yang mengandung penghinaan terhadap Allah. Para pendeta Yahudi tidak memiliki kekuasaan untuk menetapkan hukum bunuh pada saat itu. Semua itu dilakukan oleh kekuasaan penguasa Romawi. Tetapi tampaknya mereka berhasil meyakinkan kekuasaan Romawi bahwa Isa telah membuat rencana untuk melengserkan kekuasaan Romawi atau mereka berhasil meyakinkan penguasa Romawi bahwa masalah yang mereka hadapi murni berkaitan dengan tradisi mereka dan keyakinan mereka. Kemudian mereka menyarankan agar penguasa tidak turut campur atas apa yang mereka tetapkan. Demikianlah konspirasi itu telah ditetapkan dan telah diputuskan bahwa Nabi Isa harus ditangkap dan kemudian disalib.