Laman

Minggu, April 2

Mahasiswi ini langsung berkerudung setelah bersyahadat di acara Dr. zakir Naik di Bandung, bagaimana dengan muslim yang tidak berkerudung ?


Bandung 02 April 2017| Backto Allah|
Mata Mahasiswi ini berkaca-kaca setelah pertanyaannya dijawab oleh Dr Zakir Naik, dengan tangis bahagia ia pun bersyahadat mengakui tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah Ta’ala dan mengakui bahwa Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam adalah Rasul-Nya.
Adegan mencengangkan tampak saat mahasiswi yang baru saja masuk Islam tersebut langsung diberi hijab dan mengenakannya. Seketika suasana keharuan dan kesyukuran terlihat jelas saat para muslimah lain di sekitarnya memeluk dan menyalami sang mahasiswi muallafah baru tersebut.
Banyaknya jumlah yang hadir dan antusiasme kaum muslimin menorehkan harapan baru bahwa ummat Islam Indonesia kokoh dan bersatu. Bahkan kaum muslimin yang tidak sempat hadir langsung pun menyimak dari beberapa media; Televisi dakwah streaming, maupun laman FB dari beberapa pihak yang menayangkannya sevara langsung.
Berikut ini beberapa bagian kecil video saat-saat mahasiswi bersyahadat dan langsung mengenakan kerudung, semoga Allah Ta’ala menganugerahkan keistiqomahan kepadanya dan kepada kita semua.: https://www.youtube.com/watch?v=Wyy8ARHKf3s

Rabu, Maret 29

Hal yang ditakutkan para ulama terjadi di Indonesia


Kaum Zindiq adalah orang-orang yang mengaku Islam tetapi prilakunya suka memutarbalikan hukum dalam Alquran dan hadis, menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal, sehingga perbuatan tersebut bisa menyesatkan masyarakat.
Sebagai contoh, ketika para ulama menjelaskan kewajiban kepemimpinan Islam di tengah umat Islam, memaparkan ayat Alquran seperti umpamanya surat An Nisa 144, Al Maidah 51, At Taubah 23, dimana Allah melarang umat Islam mengangkat orang kafir sebagai pemimpin.
"Tiba-tiba ada yang mengatakan bahwa ayat-ayat tersebut hanya berlaku pada sistem masyarakat ketika Alquran baru  diturunkan. Sedangkan saat ini sistem masyarakatnya sudah berbeda, ada pemilihan langsung, ada sistem polling, sistem demokrasi dan sebagainya. Nah ungkapan-ungkapan seperti ini sangat berbahaya, umat Islam harus hati-hati terhadap penyataan kaum zindiq," jelas Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab dalam sebuah video ceramahnya yang dikutip Suara Islam Online, Rabu (29/3/2017). 
Kata Habib Rizieq, pola pikir kaum zindiq yang mengatakan ayat-ayat tersebut sudah kadaluarsa, tidak relevan lagi, atau karena ayat tadi diturunkan ketika tidak ada sistem pemilihan langsung, itu jelas tidak benar.
"Karena ayat-ayat tersebut tidak bicara soal pemilihan langsung atau tidak langsung, ayat tersebut bicara tentang prinsip kepemimpinan. Artinya, suatu kepemimpinan baik dilakukan melalui polling, musyawarah, pemilihan langsung atau aneka ragam sistem modern lainnya, tetap substansi kepemimpinannya bahwa orang Islam tidak boleh dipimpin oleh orang diluar Islam," tegasnya.
"Ayat-ayat tersebut itu tentang prinsip kepemimpinan, bukan mekanisme bagaimana kepemimpinan itu terwujud. Jadi kepemimpinan umat Islam harus dipimpin oleh orang Islam," tambahnya.