Laman

Jumat, Oktober 29

Wajib Cari Guru Pembimbing Ruh

 

๐—–๐—ถ๐—ฟ๐—ถ ๐—จ๐˜๐—ฎ๐—บ๐—ฎ ๐—ฃ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ถ๐—ธ๐˜‚๐˜ ๐—ฅ๐—ฎ๐˜€๐˜‚๐—น๐˜‚๐—น๐—น๐—ฎ๐—ต ๐—ฆ๐—”๐—ช.

" Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu ๐Ÿ’ฆ๐—ฏ๐—ฒ๐—ฟ๐—บ๐—ฎ๐—ป๐—ณ๐—ฎ๐—ฎ๐˜ bagi orang-orang yang ๐—ฏ๐—ฒ๐—ฟ๐—ถ๐—บ๐—ฎ๐—ป. (QS. Adz-Dzariyat 51: 55).

" Sungguh, telah ada pada " (Diri) Rasulullah itu suri Tauladan Yang Baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap ( ๐Ÿ’ฆ๐—ฟ๐—ฎ๐—ต๐—บ๐—ฎ๐˜) Allah dan (kedatangan) hari ๐—ž๐—ถ๐—ฎ๐—บ๐—ฎ๐˜  dan dia ๐—ฏ๐—ฎ๐—ป๐˜†๐—ฎ๐—ธ ๐—บ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ถ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐˜ ๐—”๐—น๐—น๐—ฎ๐—ต( QS. Al-Ahzab 33: 21). 

" Wahai orang-orang yang beriman! Ingatlah kepada Allah ๐—ฑ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ป ๐—บ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ถ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐˜ ( nama-Nya) ๐—ฆ๐—ฒ๐—ฏ๐—ฎ๐—ป๐˜†๐—ฎ๐—ธ-๐—ฏ๐—ฎ๐—ป๐˜†๐—ฎ๐—ธ๐—ป๐˜†๐—ฎ ( Al Ahzab 33: 41)

" Sungguh, Aku ini Allah, tidak ada tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku dan laksanakanlah Sholat ๐˜‚๐—ป๐˜๐˜‚๐—ธ ๐—บ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ถ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐˜ ๐—”๐—ธ๐˜‚ (berdzikir kepada-Ku) .[ QS.Taha 14].

" Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalatmu, *berdzikir lah kepada Allah* 

di waktu ๐—ฏ๐—ฒ๐—ฟ๐—ฑ๐—ถ๐—ฟ๐—ถ, di waktu ๐—ฑ๐˜‚๐—ฑ๐˜‚๐—ธ dan di ๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐—ฏ๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ๐—ป๐—ด...(QS.An-Nisa’ 103) 

“ janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa ๐Ÿ”ฅ kepada Allah, sehingga Allah menjadikan mereka ๐—น๐˜‚๐—ฝ๐—ฎ ๐—ฎ๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ฑ๐—ถ๐—ฟ๐—ถ ๐˜€๐—ฒ๐—ป๐—ฑ๐—ถ๐—ฟ๐—ถ. Mereka itulah orang-orang fasik.” (QS. Al-Hasyr: 19) 

" Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan ๐—บ๐—ฒ๐—ป๐˜†๐—ฒ๐—ฏ๐˜‚๐˜ ๐—ป๐—ฎ๐—บ๐—ฎ) ๐—”๐—น๐—น๐—ฎ๐—ต, zikir yang ๐˜€๐—ฒ๐—ฏ๐—ฎ๐—ป๐˜†๐—ฎ๐—ธ-๐—ฏ๐—ฎ๐—ป๐˜†๐—ฎ๐—ธ๐—ป๐˜†๐—ฎ. (QS. Al-Ahzab 33 :41). 

๐— ๐—ฒ๐—ป๐˜†๐—ฒ๐—ฏ๐˜‚๐˜ ๐—ป๐—ฎ๐—บ๐—ฎ ๐—”๐—น๐—น๐—ฎ๐—ต ๐˜€๐—ฒ๐—ฏ๐—ฎ๐—ป๐˜†๐—ฎ๐—ธ-๐—ฏ๐—ฎ๐—ป๐˜†๐—ฎ๐—ธ๐—ป๐˜†๐—ฎ, Siapakah yang dapat membimbing kita mengajarkan caranya?

๐—๐—ฎ๐˜„๐—ฎ๐—ฏ๐—ฎ๐—ป๐—ป๐˜†๐—ฎ adalah guru pembimbing sebagai pewaris nabi .(QS. Al- Kahfi 18 :17) 

Walaupun Anda Ulama Besar Sekalipun Wajib Mencari Guru Pembimbing ( Mursyid) Untuk Membuka Mata Batin https://youtu.be/C7SIRLvDeF0 

Sholawat yang sebenarnya adalah orang yang mewarisi ilmunya Nabi Di bebaskan dari penyakit.

Buta mata Qalbu 

Penyakit Kulit 

Kematian Kesadaran ( KH Syaiful Karim)


Sabtu, Oktober 16

Hanya Orang Yang Disucikan Yang Memahami Ayat-Al-Quran

Sesungguhnya Al Qur’an yang mulia berada pada kitab yang terpelihara dan tidak tersentuh kecuali oleh mereka yang di SUCIKAN ( QS. Al-Waqiah 56 : 77-78-79).

Hatinya yang sudah suci

Perlu kita Ingat | Siapa Orang yang Disucikan?

Orang yang di sucikan mereka yang ahli qolbu orang yang senantiasa qolbunya selalu mengingati Allah.

Orang-orang yang akan mendapatkan rahmat Allah.
Mereka yang mendapatkan rahmat Allah orang yang banyak mengingat Allah dan mencari ridha Allah

 *Memberi Menyerukan Peringatan Kepada Orang-orang Yang Beriman bagian dari Ketakwaan Hati*

" Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman. (QS. Adz-Dzariyat 51: 55).

“ Dan barangsiapa mengagungkan syi’ar-syi’ar Allah, maka sesungguhnya itu timbul *dari ketakwaan hati” (QS. Al Hajj: 32).

 Orang- Orang-orang Yang  Kembali, Kembali Bersama Sekelompok Jama'ah Yang Mengadakan Cara, Jalan, Metode, ( Perjalanan Kembali Ke negeri Asalnya) Kembali Kepada Keadaan Semula Fitrahnya Diri Ruh Yang Mengenal (Ma'rifat) Kepada Tuhannya.

" Dan *KEMBALILAH kamu kepada Rabbmu,* dan berserah diri-lah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi). ” (QS. Rombongan-rombongan 39 :54).

" ikutilah jalan( Tharekat) *orang yang kembali kepada-Ku,* kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu ( Lukman 31:15 ).

" Wahai jiwa yang tenang, *kembalilah kepada Tuhanmu dengan ridha dan diridhai*, serta *masuklah ke dalam jama'ah hamba-hamba-Ku,* dan masuklah ke dalam sorga-Ku, (Q.S. al-Fajr, 89:27-30).

Diri Yang Merupakan Sesuatu Yang Dapat Disebut.

" Bukankah telah datang atas manusia satu waktu dari masa, sedang dia ketika itu *belum merupakan sesuatu yang dapat disebut?* (QS. Al-Insan 76: 1).

Diri yang kebanyakan lupa ketika ruh itu memasuki jasad

" Maka apabila telah Ku sempurnakan kejadiannya dan Ku tiupkan kepadanya ruh-Ku."(QS: Saad 38:72). -Allah Meniupkan Ruh Pada Manusia Diharapkan Jadi Mahluk Spiritual yang senantiasa ingat Kepada-Nya

( Dalam Ilmu Fiqih Rukun Islam  Karena Fokus Pada Ilmu Dunia Lahir Tubuh Maupun Dalam Ilmu Aqidah Rukun Iman Kita Tidak Diajarkan Cara Ma'rifat Mengenal Dzat Allah Hanya Ma'rifat Sifat² Allah saja, untuk Mengetahui Ilmu Ma'rifat Dzat Allah Perlu Kita Belajar Dari Ilmu Tasawuf Rukun Agama Yang ke 3 Rukun Ihsan Metode Dan caranya dengan bimbingan  seorang yang telah Allah pilih sebagai pemain atau penerus nabi Muhammad SAW.

Barangsiapa diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk; dan barangsiapa disesatkan-Nya, maka engkau tidak akan mendapatkan *seorang penolong WALI MURSYID yang dapat memberi petunjuk kepadanya*.(QS. Al- Kahfi 18 :17)

*SURAH BESI (KERAS, EGO)*

ูˆَู…َุง ู„َูƒُู…ْ ู„َุง ุชُุคْู…ِู†ُูˆْู†َ ุจِุงู„ู„ّٰู‡ِ ูۚˆَุงู„ุฑَّุณُูˆْู„ُ ูŠَุฏْุนُูˆْูƒُู…ْ ู„ِุชُุคْู…ِู†ُูˆْุง ุจِุฑَุจِّูƒُู…ْ ูˆَู‚َุฏْ ุงَุฎَุฐَ ู…ِูŠْุซَุงู‚َูƒُู…ْ ุงِู†ْ ูƒُู†ْุชُู…ْ ู…ُّุคْู…ِู†ِูŠْู†َ 

" Dan mengapa kamu tidak beriman kepada Allah padahal Rasul menyeru kamu supaya kamu beriman kepada Tuhanmu. Dan sesungguhnya Allah telah mengambil PERJANJIANMU (bai'atmu) JIKA kamu adalah orang-orang yang BERIMAN. (QS.Besi QS.57:8).

" Dan kamu benar-benar datang sendiri-sendiri kepada Kami sebagaimana Kami ciptakan kamu pada mulanya [ dalam QS. 7:172], dan apa yang telah Kami karuniakan kepadamu, kamu tinggalkan di belakangmu (di dunia). (QS. Binatang ternak 6: 94).

*Ma'rifat Diri Ruh*

" Dan Ingatlah " Dulu Ketika Allah mengeluarkan kamu, Allah memengambil KESAKSIAN terhadap jiwamu (Seraya berfirman) : " "Bukankah Aku ini Tuhanmu? "kamu menjawab: " BETUL (Engkau Tuhan kami), Aku Menjadi SAKSI". (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari KIAMAT kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya aku (bani Adam) adalah orang-orang yang  LENGAH, (lupa), terhadap ini (keesaan Tuhan)", (QS.7 Al-A'raf :172).

" Maka hadapkanlah wajahmu (hati nurani yang tidak lupa yang Ma'rifat)( QS.Al A'raf 7: 172 | dengan lurus kepada agama (Allah), (*tetaplah atas) Fitrah Allah* yang telah menciptakan manusia menurut FITRAH itu. *tidak ada perubahan* dalam ciptaan Allah,

(itulah) *agama yang LURUS*,

tetapi  *KEBANYAKAN* manusia tidak mengetahui." (QS. Romawi 30: 30).


*Penghalang Dan Ego*

Iblis menjawab, ‘Karena Engkau telah menghukumku tersesat, maka saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka DARI JALAN-MU yang LURUS, kemudian saya akan mendatangi mereka dari MUKA dan dari BELAKANG mereka, dari KANAN dan dari KIRI mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur. [Al-A’rรขf/7:16-17]

*Padahal Manusia Itu Bodoh Tapi Egonya Kebanyakan Tinggi*

" Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu *pendengaran, *penglihatan* dan *hati*, agar kamu bersyukur. (QS.an Nahl 16: 78). 

Namun tidak jarang karena ilmu yang ada pada mereka, mereka merasa memiliki dan merasa memiliki harta ilmu menjadi tinggi hati sombong ego baik ulama sekalipun ilmu mereka menghijab mereka dari mengenal Allah hakikat hidupnya. https://youtu.be/s_sSS0ESWgQ

" Dan Sesungguhnya kamu telah mengetahui penciptaan yang pertama, maka mengapakah ? kamu tidak mengambil pelajaran (untuk penciptaan yang kedua( berbangkit) (Al Waqiah Hari Kiamat 56: 62.)

Katakanlah: "Tuhanku menyuruh menjalankan keadilan". Dan (katakanlah): "Luruskanlah wajahmu di setiap sembahyang dan sembahlah Allah dengan mengikhlaskan ketaatanmu kepada-Nya. Sebagaimana Dia telah menciptakan kamu pada permulaan (demikian pulalah kamu akan kembali kepada-Nya)".( QS 7: 29).

"... siapakah yang lebih zhalim daripada orang yang menyembunyikan KESAKSIAN dari Allah yang ada padanya?" Allah tidak lengah terhadap apa yang kamu kerjakan ( QS.Al-Baqarah 2:140).

Surah Al-Fath /Kemenangan " Bahwasanya orang-orang yang berjanji setia kepada kamu sesungguhnya mereka berjanji setia kepada Allah. Tangan Allah di atas tangan mereka, maka barangsiapa yang melanggar JANJI-nya niscaya akibat ia melanggar janji itu akan menimpa dirinya sendiri dan barangsiapa menepati janjinya kepada Allah maka Allah akan memberinya pahala yang besar. ( QS.Al-Fath, Kemenangan 29: 10).

" Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buat untuk manusia; dan tiada yang memahaminya kecuali orang-orang yang berILMU. (Al-'Ankabut 43).

 Hakekat Diri Manusia Adalah Ruhul Qudsi | KH Zezen Zaenal Abidin https://youtu.be/LPZjdBhdzPM

Sumpah setia (Baiat) dan Penancapan benih Tauhid https://youtu.be/lnr8O1m1wwM

Katakanlah (wahai Muhammad) apakah sama orang-orang yang mengetahui dan orang-orang yang tidak mengetahui. Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran. (QS Rombongan-rombongan: 9)


Kamis, Oktober 14

Ketahuilah Surga & Neraka Hanya Sebuah Episode



 *Surga Dan Neraka Hanyalah Sebuah Episode* : 

Rasulullah SAW Di Utus Untuk Membuka Mata Batin Manusia Yang Tertutup Oleh Hijab( Ma'rifat), Materi melalui Para Warosatul Anbiya Para wali-Nya 

Tidak sadar itu dinamakan goflah / terhijab melihat yang Haq 

Allah berfirman:

ู‚ُู„ْ ู‡َٰุฐِู‡ِ ุณَุจِูŠู„ِูŠ ุฃَุฏْุนُูˆ ุฅِู„َู‰ ุงู„ู„َّู‡ِ ۚ ุนَู„َู‰ٰ ุจَุตِูŠุฑَุฉٍ ุฃَู†َุง ูˆَู…َู†ِ ุงุชَّุจَุนَู†ِูŠ ۖ ูˆَุณُุจْุญَุงู†َ ุงู„ู„َّู‡ِ ูˆَู…َุง ุฃَู†َุง ู…ِู†َ ุงู„ْู…ُุดْุฑِูƒِูŠู†َ

“ Qul hadzihi sabiili ada'u ilalloh 'ala bhasirotin inna wamin taba'ani ...

" Katakanlah (Muhammad): "Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan BHASIROTIN /mata batin (QOLBU) ainun Ruh (membuka mata batin ) hujjah yang nyata, maha suci Allah dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik".(QS.Yusuf 108).

Tonton Videonya


 https://youtu.be/tsPZI1I5Rso

*Wahai Jiwa² Kembalilah* (Ilahiroji'un)

*Kepada Kelompok² Jama'ah Kerohanian*

“Hai jiwa yang tenang. *Kembalilah* (ilahi roji'un) *kepada Tuhanmu"* dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. Maka *masuklah ke dalam jama’ah hamba-hamba-Ku*, dan masuklah ke dalam surga-Ku.” (Q.S. Al-Fajr [89] ayat 27-30).

".. Ikutilah jalan ( Tarekat, Metode, Cara) *orang yang kembali -Ku,* kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu (QS. 31:15).

"Dialah yang memperlihatkan tanda-tanda (kekuasaan)-Nya kepadamu dan menurunkan rezeki dari langit untukmu. Dan tidak lain *yang mendapat pelajaran hanyalah orang-orang yang kembali (kepada Allah)."*(QS. Ghafir 40: 13).

"Dia (Allah) telah mensyariatkan kepadamu agama yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu (Muhammad) dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa, dan 'Isa, yaitu tegakkanlah agama (keimanan dan ketakwaan) dan janganlah kamu berpecah-belah di dalamnya. Sangat berat bagi orang-orang musyrik (untuk mengikuti) agama yang kamu serukan kepada mereka. Allah memilih orang yang Dia kehendaki kepada agama tauhid dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya *bagi orang yang kembali (kepada-Nya)."*(QS. Asy-Syura 42: 13)

" Pencari Dunia jumlahnya BANYAK, Pencari akhirat jumlahnya SEDIKIT, dan pencari Allah lebih *SEDIKIT dari yang SEDIKIT* ". [ Syeh Abdul Qadir Jaelani ].

".. jika kamu mengikuti kebanyakan orang di bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan (Tharekat ) Allah. Yang mereka ikuti hanya persangkaan belaka ... (QS. Binatang ternak 6 : 116).

-Menyangka tarekat rukun agama Ihsan nggak penting dipelajari seperti rukun Islam & Rukun Iman lainnya.

Pada saat malaikat Jibril memperkenalkan agama Islam kepada para sahabat melalui Rasulullah SAW. sesudah menjelaskan Islam dan Iman.

Kemudian Ia (Jibril) berkata: Beritahukan kepadaku apakah ( rukun) Ihsan itu? Nabi bersabda:

 ู‚ู„๏ทบ ุฃู† ุชุนุจุฏ ุงู„ู„ู‡ ูƒุฃู†ูƒ ุชุฑุงู‡ ูุฅู† ู„ู… ุชูƒู† ุชุฑุงู‡ ูุฅู†ู‡ ูŠุฑุงูƒ 

( Ihsan ialah) " Engkau beribadah kepada Allah seolah-olah engkau melihatnya. Jika engkau tidak bisa melihatnya, sesungguhnya Ia melihatmu (HR Muslim )

-- Seolah-olah engkau melihat Allah : Ma'rifat.

-- Sesungguhnya Ia melihatmu : Muqarabah.

Sebab Ingat, merasa  yang merasakan adalah ruh tanpa ruh tidak akan ada rasa.

Defenisi Ihsan

- Imu untuk mengetahui keadaan qobu baik dan buruknya

serta -tahu upaya membersihkannya

dan - *mengadakan perjalanan menuju Allah*. ( Kitab Tanwirul Qulub, Syeh Amin Alkurdi ).

" Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami_& buat untuk manusia; dan tiada] yang memahaminya *kecuali orang-orang yang diberi ILMU*. (Al-'Ankabut 43).

Rabu, Oktober 13

Tujuan Hidup Ibadah Tujuan Ibadah Adalah Ma'rifat

  TUJUAN HDUP MANUSIA

" Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah (ma'rifat) kepada-Ku ".(QS. Ad Dzariyat 51:56)

Rukun agama yang ketiga: Rukun Ihsan 

( Ihsan ialah) “ Engkau beribadah kepada Allah seolah-olah engkau melihatnya. Jika engkau tidak bisa melihatnya, sesungguhnya Allah melihatmu (HR Muslim ). Melihat Merasa Dilihat Adalah Dzikir.

Defenisi Ihsan : - Ilmu untuk mengetahui keadaan qobu baik dan buruknya serta - tahu upaya membersihkannya - dan mengadakan perjalanan menuju Allah. ( Kitab Tanwirul Qulub Syeh Amin Alkurdi).

“ Orang yang berdzikir wajib mengikuti salah seorang imam dari iman- imam yang bertasawuf “ ( Kitab Nihayah Al Zain Syeh Nawawi Al Bantani ). Hakikat Rukun Agama ( Ihsan).

“ Barangsiapa diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat ; dan barangsiapa disesatkan-Nya, maka engkau tidak akan mendapatkan seorang penolong WALI MURSYID yang dapat memberi petunjuk kepadanya*.(QS. Al- Kahfi 18 :17).

Wali Mursyid Guru Pembimbing Dzikir Bersanad Kepada Rasulullah SAW.

Dalam hadis Qudsi Allah Berfirman

“Aku adalah Perbendaharaan yang tersembunyi, Aku ingin dikenal, maka kujadikan Makhluk supaya dengan Aku mereka kenal.”(HR. Bukhori)

Rasulullah SAW Di Utus Untuk Membuka Mata Batin Manusia Yang Tertutup Oleh Hijab, Materi melalui Para Warosatul Anbiya Para wali-Nya 


Tidak sadar itu dinamakan goflah / terhijab melihat yang Haq 

Allah berfirman:

ู‚ُู„ْ ู‡َٰุฐِู‡ِ ุณَุจِูŠู„ِูŠ ุฃَุฏْุนُูˆ ุฅِู„َู‰ ุงู„ู„َّู‡ِ ۚ ุนَู„َู‰ٰ ุจَุตِูŠุฑَุฉٍ ุฃَู†َุง ูˆَู…َู†ِ ุงุชَّุจَุนَู†ِูŠ ۖ ูˆَุณُุจْุญَุงู†َ ุงู„ู„َّู‡ِ ูˆَู…َุง ุฃَู†َุง ู…ِู†َ ุงู„ْู…ُุดْุฑِูƒِูŠู†َ

“ Qul hadzihi sabiili ada'u ilalloh 'ala bhasirotin inna wamin taba'ani ...

" Katakanlah (Muhammad): "Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan BHASIROTIN /mata batin (QOLBU) ainun Ruh (membuka mata batin ) hujjah yang nyata, maha suci Allah dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik".(QS.Yusuf 108).

Membuka mata batin artinya Ma'rifatullah

Simak videonya

Dan barang siapa buta (hatinya) di dunia ini, maka di akhirat dia akan buta dan tersesat jauh dari jalan (yang benar). ( QS. Al Isra' 73)

Maka tidak pernahkah mereka berjalan di bumi, sehingga hati (akal) mereka dapat memahami, telinga mereka dapat mendengar? Sebenarnya bukan mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada.( QS. Al-Hajj: 46)

" Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada tubuh kalian dan tidak pula kepada rupa kalian, tetapi Dia melihat kepada HATI kalian.” (H.R. Muslim).“

" Dan barang siapa buta (HATI-nya) di dunia ini, maka di akhirat dia akan buta dan tersesat jauh dari jalan (yang benar).( QS Al Isra' 72)

Rukun agama yang ketiga: Ihsan 

( Ihsan ialah) " Engkau beribadah kepada Allah seolah-olah engkau melihatnya. Jika engkau tidak bisa melihatnya, sesungguhnya Allah melihatmu (HR Muslim )

Allah yang menyaksikan dan yang disaksikan (QS Al-Buruj: 3).

Seolah-olah melihat Allah ( Ma'rifat)

Sesungguhnya Allah melihatmu ( Muqarabah)

" Dzat yang tidak memiliki wujud,

lalu bagaimana Ia akan dapat memberikan wujud semua ini? nyatanya Dia (Allah) lah yang nyata berwujud " 

Penjelasan Ihsan adalah terbukanya penghalang qalbumu melihat Allah,

Ihsan itu adalah Kemampuan qalbumu melihat Allah. Kata lain (Ma'rifat) (KH Zezen Zaenal Abidin )

Ibadah adalah ma'rifat membangun kesadaran Qolbu, jika kesadaran qolbu terbentuk maka disebut basirah mata hati nurani inti daripada ruh terbuka


3 Defenisi Ihsan/Tasawuf.

- Imu untuk 

-mengetahui keadaan qobu baik dan buruknya

serta 

- tahu upaya membersihkannya

- dan mengadakan perjalanan menuju Allah. ( Kitab Tanwirul Qulub Syeh Amin Alkurdi).


Wahai Hamba Kembalilah

Kembali Kepada Allah ( Tauhid)

*Wahai Jiwa² Kembalilah* (Ilahiroji'un)

*Kepada Rombongan² Jama'ah Kerohanian*

“Hai jiwa yang tenang. *Kembalilah* (ilahi roji'un) *kepada Tuhanmu"* dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. Maka *masuklah ke dalam jama’ah hamba-hamba-Ku*, dan masuklah ke dalam surga-Ku.” (Q.S. Al-Fajr [89] ayat 27-30).

Hanya Orang-orang yang bertarekatlah yang menjalankan rukun Agama Ihsan yang mengadakan perjalanan kembali kepada Allah Sebagai Fitrahnya Sebagai Hamba Allah yang ta'at (QS.30:30) & sebagaimana asalnya ( QS. 7: 172).

".. Ikutilah jalan ( Tarekat, Metode, Cara) *orang yang kembali -Ku,* kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu (QS. 31:15).

"Dialah yang memperlihatkan tanda-tanda (kekuasaan)-Nya kepadamu dan menurunkan rezeki dari langit untukmu. Dan tidak lain *yang mendapat pelajaran hanyalah orang-orang yang kembali (kepada Allah)."*(QS. Ghafir 40: 13)

"Dia (Allah) telah mensyariatkan kepadamu agama yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu (Muhammad) dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa, dan 'Isa, yaitu tegakkanlah agama (keimanan dan ketakwaan) dan janganlah kamu berpecah-belah di dalamnya. Sangat berat bagi orang-orang musyrik (untuk mengikuti) agama yang kamu serukan kepada mereka. Allah memilih orang yang Dia kehendaki kepada agama tauhid dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya *bagi orang yang kembali (kepada-Nya)."*(QS. Asy-Syura 42: 13).

Kembali Kepada Allah

" Pencari Dunia jumlahnya BANYAK, Pencari akhirat jumlahnya SEDIKIT, dan pencari Allah lebih *SEDIKIT dari yang SEDIKIT* ". [ Syeh Abdul Qadir Jaelani ].

".. jika kamu mengikuti kebanyakan orang di bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan (Tharekat ) Allah. Yang mereka ikuti hanya persangkaan belaka ... (QS. Binatang ternak 6 : 116).

Menyangka tarekat rukun agama Ihsan nggak penting dipelajari seperti rukun Islam & Rukun Iman lainnya.

Pada saat malaikat Jibril memperkenalkan agama Islam kepada para sahabat melalui Rasulullah SAW. sesudah menjelaskan Islam dan Iman.

Kemudian Ia (Jibril) berkata: Beritahukan kepadaku apakah ( rukun) Ihsan itu? Nabi bersabda:

 ู‚ู„๏ทบ ุฃู† ุชุนุจุฏ ุงู„ู„ู‡ ูƒุฃู†ูƒ ุชุฑุงู‡ ูุฅู† ู„ู… ุชูƒู† ุชุฑุงู‡ ูุฅู†ู‡ ูŠุฑุงูƒ 

( Ihsan ialah) " Engkau beribadah kepada Allah seolah-olah engkau melihatnya. Jika engkau tidak bisa melihatnya, sesungguhnya Ia melihatmu (HR Muslim )

-- Seolah-olah engkau melihat Allah : Ma'rifat.

-- Sesungguhnya Ia melihatmu : Muqarabah.

Sebab Ingat, merasa  yang merasakan adalah ruh tanpa ruh tidak akan ada rasa.

Defenisi Ihsan

- Imu untuk mengetahui keadaan qobu baik dan buruknya

serta -tahu upaya membersihkannya

dan - *mengadakan perjalanan menuju Allah*. ( Kitab Tanwirul Qulub, Syeh Amin Alkurdi ).

" Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami_& buat untuk manusia; dan tiada] yang memahaminya *kecuali orang-orang yang diberi ILMU* (Al-'Ankabut 43).

Jumat, Oktober 8

Tujuan Hidup Manusia

 TUJUAN HDUP MANUSIA

" Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah (ma'rifat) kepada-Ku ".(QS. Ad Dzariyat 51:56)

Rukun agama yang ketiga: Rukun Ihsan 

( Ihsan ialah) “ Engkau beribadah kepada Allah seolah-olah engkau melihatnya. Jika engkau tidak bisa melihatnya, sesungguhnya Allah melihatmu (HR Muslim ). Melihat Merasa Dilihat Adalah Dzikir.

Defenisi Ihsan : - Ilmu untuk mengetahui keadaan qobu baik dan buruknya serta - tahu upaya membersihkannya - dan mengadakan perjalanan menuju Allah. ( Kitab Tanwirul Qulub Syeh Amin Alkurdi). 

“ Orang yang berdzikir wajib mengikuti salah seorang  imam dari iman- imam yang bertasawuf “  ( Kitab Nihayah Al Zain Syeh Nawawi Al Bantani ). Hakikat Rukun Agama ( Ihsan).

“ Barangsiapa diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk; dan barangsiapa disesatkan-Nya, maka engkau tidak akan mendapatkan seorang penolong WALI MURSYID yang dapat memberi petunjuk kepadanya*.(QS. Al- Kahfi 18 :17).

Wali Mursyid Guru Pembimbing Dzikir Bersanad Kepada Rasulullah SAW.


Sabtu, Agustus 28

Pelita Hati Nikmat Terbesar Dalam Hidup Dari Allah SWT. Tontonlah



 " ikutilah jalan (Tharekat) orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu ( Lukman 31:15 )

Tharekat berarti jalan, orang yang bertharekat adalah orang yang sedang mengadakan perjalanan menuju Allah orang-orang yang mengadakan perjalanan kembali kepada Allah

Ilmu Islam ada 3

Ilmu Fiqih dalam rukun Islam

Ilmu Aqidah dalam rukun Iman

Ilmu Ahlak dalam rukun Ihsan, Ahlak, Adab, Tasawuf

Defenisi Ihsan Tasawuf.

- Imu untuk mengetahui keadaan qobu baik dan buruknya

serta tahu upaya membersihkannya

dan mengadakan perjalanan menuju Allah. ( Kitab Tanwirul Qulub).