𝗔𝗷𝗮𝗿𝗮𝗻 𝗧𝗮𝘂𝗿𝗮𝘁 𝗱𝗮𝗻 𝗜𝗻𝗷𝗶𝗹 𝗵𝗮𝗻𝘆𝗮 𝗕𝗮𝗴𝗶 𝗞𝗮𝘂𝗺 Bani 𝗜𝘀𝗿𝗮𝗲𝗹 Dahulu Saja
Yang Mendaulat Yesus sebagai Tuhan Dari Bangsa Romawi Jauh sesudah Yesus Tiada di Dunia Orang Yang Menerima Firman Allah dan Romawi Merampoknya Mengkorupsi Ajarannya Menyembunyikan Sebahagia Dan Menambah Sebagagiannya, Sehingga Menjadi Buku Bibel Sekelas Buku Sejarah Saja Artinya Mengimaninya Sia-sia. 3p
Mat 11:25 TL TL: Pada waktu itu berkatalah Yesus demikian, "Ya Bapa, 𝗧𝘂𝗵𝗮𝗻 𝗹𝗮𝗻𝗴𝗶𝘁 𝗱𝗮𝗻 𝗯𝘂𝗺𝗶!
" Lihatlah, itu ¹𝗛𝗮𝗺𝗯𝗮-𝗞𝘂 yang Kupilih, yang Kukasihi." (Matius 12:18)
(Roma 1:25 )TL Sebab mereka menggantikan kebenaran Allah dengan 𝗱𝘂𝘀𝘁𝗮 dan memuja dan menyembah mahluk dengan melupakan Pencipta-Nya yang harus dipuji selama-lamanya
" 𝗧𝗶𝗱𝗮𝗸 𝘀𝗲𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴𝗽𝘂𝗻 𝗱𝗶 𝗟𝗔𝗡𝗚𝗜𝗧 dan 𝗗𝗜 𝗕𝗨𝗠𝗜, melainkan akan 𝗱𝗮𝘁𝗮𝗻𝗴 𝗸𝗲𝗽𝗮𝗱𝗮 (𝗔𝗹𝗹𝗮𝗵) Yang Maha Pengasih sebagai seorang 𝗛𝗮𝗺𝗯𝗮 ." (QS. Maryam 19: 93)
https://backtocreator.blogspot.com/search?updated-max=2020-12-06T01:29:00-08:00&max-results=7&start=21&by-date=false&m=1
https://www.facebook.com/cintatuhandanyesus/
https://www.facebook.com/I-s-a-I-n-j-i-l-Vs-P-a-u-l-u-s-B-i-b-e-l-102165418434048/
https://www.facebook.com/groups/308315923700606/?ref=share
https://www.facebook.com/semuanabimuslim/
Bedah Kriteria Kesucian dan kemurnian kitab suci antara Al-Qur'an dan Bibel, atau Injil menurut Kristen
Kriteria dan kesucian kitab suci itu diperlukan cukup 5 Kriteria saja.
Kedudukan Yesus atau Nabi Isa dalam Islam adalah sebagai Rasul dan Nabi atau utusan Tuhan atau bukan sebagai Tuhan.
Sedangkan umat kristiani menempatkan kedudukan Nabi Isa Sebagai anak Tuhan dan atau Tuhan itu sendiri
Ini berdasarkan Dalil yang begitu banyak baik itu yang terdapat di dalam Al-Qur'an dan Injil
Begitu banyak ayat dalam Injil yang kita temukan kontrakdiksi antara ayat yang satu dengan ayat yang lainnya dalam persepsi Kenabian Nabi Isa sebagai Nabi atau sebagai Tuhan. Ada ayat yang mengatakan Nabi Isa itu sebagai Nabi
Ada ayat yang mengatakan sebagai Tuhan atau Dirinya anak Tuhan.
Jadi mana yang harus kita Pegang buat pedoman ?
Kalau kita mau membicarakan tentang Nabi Isa itu sebagai Tuhan atau Nabi →→siapa otoritas ←←yang berhak mengatakan beliau sebagai Tuhan atau Nabi
Bukan pribadi pribadi bukan manusia bukan pendeta bukan ustadz. Seharusnya yg punya otoritas utk membicarakan tokoh ini adalah sumber agama itu sendiri yaitu Alkitab atau Al-Qur'an.
Harus sumber agamanya itu sendiri yang menjadi tolak ukurnya.
Sekarang kita pertanyakan dari dua kitab suci ini Al-Qur'an dan Alkitab yang mana memenuhi kriteria kitab suci.
Ini perlu kita uji jgn bicara ngalor ngidul mengangkat dalil dalil kalo dalil itu tdk Resentatif dan tidak rasional itu hasilnya akan percuma saja.
Mari kita bicarakan dua kitab suci ini.
Kenapa bisa kita katakan kitab suci ini Al-Qur'an dan Alkitab. Kita ambil contoh satu buku biasa dan satu lagi kitab suci. Padahal kedua buku tersebut sama sama dari bahan yg sama yaitu kertas tetapi kenapa penamaannya jadi berbeda, itu karena idi kontennya yg membuat mereka jadi berbeda.
Kalau buku : adalah buatan manusia sedangkan manusia tidak ada yang suci.
Sedangkan Kitab suci: adalah Firman, firman Tuhan sosok (zat) yang Maha Suci.
Mari kita uji kalo kitab suci itu yang datang dari Firman firman Tuhan.
Minimal 5 kriteria apakah kitab suci benar atau tidak.
Kita mulai dari pertama
1. Sebuah kitab suci itu dikatakan benar apabila dia murni datang dari Allah 100% dan tidak ada Intervensi manusia dalam bentuk apapun isi daripada kontennya setinggi apapun otoritas manusia tsb sekalipun Ia Malaikat atau Nabi.
Maka kalau kita baca Al-Qur'an ini 100% isinya Firman Tuhan. Tidak ada satu perkataan atau sumbangan Nabi Muhammad SAW satu ayatpun di dalam Al-Qur'an ini harus di pahami, Andaikan ada perkataan Nabi Muhammad itu bukan kitab suci lagi apalagi misalnya ada perkataan di bawah nabi Muhammad statusnya contohnya sahabatnya atau (murid-muridnya) merujuk bahasa Kristen untuk para sahabat-sahabat Yesus apatah lagi seperti seorang yang bernama Paulus justru bukan termasuk murid-murid Yesus!!!
Apabila ada perkataan Nabi Muhammad, itu bukan di dalam Al-Qur'an melainkan di catat dalam Hadist.
Akan berbeda kalau kita baca Alkitab disini sudah tercampur.
Misalnya di bagian ini ada perkataan Tuhan, di bagian ini ada perkataan nabi di bagian ini ada perkataan Paulus, di bagian ini ada perkataan murid muridnya, semua tercampur, lalu dimana letak kesuciannya. Kalau kriteria kesucian itu datang dari Tuhan ❓
2. Kriteria kitab suci itu benar apa tidak
Apalagi kitab suci itu ditulis pada zaman
Kitab suci itu datang yang diterima oleh Nabi Yang menerima Firman Tuhan yang di namakan kitab suci itu tersebut.
Al-Qur'an ditulis ketika nabi Muhammad S, A, W. Masih hidup dan Beliau menerima Firman Allah Merenungkannya dan sekaligus Menghafalkannya dan Beliau mensuruh sahabatnya untuk
Menuliskannya Wahyu itu karena beliau tidak bisa
membaca dan menulis dan sahabat itupun menghafal dan menuliskannya serta di periksa nabi dengan mendengarkan menrliti apa yang di tulis para sahabatnya dan beliau melarang menuliskan tentang dirinya selain Firman Allah SWT.
Dan sahabat hidup sezaman dengan Nabi.
Begitu tulisan selesai oleh sahabat di
Konfirmasi bacaan dan tulisannya sama
Nabi sama apa tidak bacaan tersebut dengan Wahyu Allah.
Di Kroscek ulang antara tulisan dan bacaan
Yang Nabi berikan. Supaya tidak ada
Manipulasi isi konten Kitab suci itu.
Karena kitab suci itu jadi pedoman hidup manusia.
Sekarang kita tanya Alkitab kapan ditulis
Lalu siapa Tokoh yang menerima Alkitab
Alkitab ditulis bukan pada zaman Nabi Isa masih hidup, tapi sudah sekian puluh tahun
Bahkan ratusan tahun Yesus sudah tdk ada Di dunia ini, baru ada pembukuan Alkitab
Lalu bagaimana seorang penulis Alkitab akan
Mengkofirmasikan kepada si penerima
Wahyu itu (Yesus) maka disini ada manipulasi itu
Akan sangat besar kemungkinannya,
Sebab itu yang namanya Wahyu itu dari
Tuhan tidak boleh rekayasa atau karangan
Manusia. Dua kriteria dan Alkitab gugur
Dalam hal ini
3. Kriteria kebenaran kitab suci adalah
Seorang penulis Wahyu secara moral
Adalah orang yang jujur dan terpecaya bukan
Seorang pendusta.
Penulis Al-Qur'an adalah orang yang jujur
Sekarang penulis Alkitab bagaimana Alkitab
Disandarkan kepada Yesus, Nabi Musa dan
Nabi yang lain sedangkan sang penulis tdk
Pernah jumpa kepada yang menerima Wahyu
Itu bagaimana❓ Maka dengan demikian gugurlah kitab suci
Tersebut.
4. Kriteria kebenaran kitab suci itu adalah
Apalagi isi kitab suci itu tidak kontradiksi
Satu isi dia kalo sudah bertentangan satu
Ayat dengan ayat yang lainnya. Jadi mana
Yang akan di pegang ❓. Masa Tuhan menurun
Kan tuntunan pedoman hidup tapi
Manusianya jadi bingung.
Yang ini mengatakan Yesus Tuhan yang ini
Mengatakan Nabi Jadi yg mana yg akan
Diikuti❓.
Ternyata kalo kita baca Alkitab itu sendiri tdk
Pernah kata kata dari Yesus yg muncul
Pengakuan bahwa dia adalah Tuhan.
Kalo kita baca Injil Markus 12:29
Jawab Yesus: Hukum yg terutama ialah
Dengarlah hai orang Israel,Tuhan Allah kita Allah Tuhan kita versi berbeda
Tuhan itu Esa.
Lalu siapa yang mengatakan Yesus itu
Tuhan, itu adalah doktrin dari luar Israel (Romawi) Paulus ternyata bukan Yesus
Semestinya Yesus lah yang lebih berhak
Mengatakan kalau dirinya mengatakan
Tuhan.
Kalau kita baca dalam Alkitab yang
Mengatakan Yesus Tuhan adalah Paulus
Dalilnya dmn.
Kisah para Rasul 2:36
Jadi seluruh kaum Israel harus tau dengan
Pasti bahwa Allah membuat Yesus, yang
Kamu salibkan itu menjadi Tuhan dan
Kristus. Siapa yang mengatakan itu
Adalah Paulus
Kemudian dalam kitab Filipi 2:11
Dan segala lidah mengaku Yesus adalah
Tuhan bagi kemuliaan Allah Bapa.
Dan ini ucapan Paulus.
Sekarang timbul pertanyaan Paulus itu
Siapa...???
Paulus itu bukan sahabatnya Yesus bukan
Juga muridnya Yesus dan bukan pula
Sebagai pengikutnya Yesus melainkan
Adalah musuhnya Yesus karena membunuh para jemaat orang beriman (shaleh)
Ternyata aktor pendiri agama Kristen itu
Bukan Yesus melainkan Paulus.
Yang mengatakan kata kata Kristen itu
Adalah Paulus dalam kisah para rasul
Pasal 11 :25 yg saat mengajar di antokia
Yang memanggil murid muridnya Kristen
Yang artinya Kristus jurus selamat
5. Dalam keimanan umat Kristen kenapa
Yesus dikatakan Tuhan karena beliau
Lahir tidak ada bapak kalo mau bicara
Logika seharusnya Nabi Adam lah yg
Paling masuk diakal karena lahir tanpa
Ibu dan Bapak. Itu lebih berhak menjadi
Tuhan kalo Yesus masih ada ibunnya.
Kalo di bilang Yesus bisa menghidupkan
Orang mati ini bukan Yesus aja yg bisa
Sebelumnya ada nabi yg bisa itu kali mau
Baca ada di kisah Raja raja 17: 22 namanya
Elia kenapa nga disebut Tuhan ya
Mari umat Kristen kalo mau bantah tulisan
Saya ini jangan yg masih belajar Injil ya.
Kalo bisa sekelas pendetanya.
Ke Imanan Umat Islam tidak akan sah kalo kalo tidak beriman kepada Nabi Isa dan para nabi sebelumnya.
Jadi andaikan kita bicara siapa yg paling benar agama Islam atau Kristen.
Umat Islamlah yang paling di untungkan dalam hal ini.
Mari kita kasih contoh ;
Kristen dengan ketokohan Nabi Isa/ Yesus.
Islam dengan ketokohan Nabi Muhammad SAW.
Andaikan umat Kristen yang benar dalam hal ini dengan tokohnya Nabi Isa/Yesus masuk kedalam surga insya Allah umat Islam akan tetap masuk surga juga karena umat Islam wajib beriman kepada Nabi Isa/Yesus tidak akan sah keimanan umat Islam kalo tdk beriman kepada Nabi Isa/Yesus. Akan batal keimanan umat Islam kalo mengingkari kenabian salah satu nabi itu. Yaitu Nabi Isa/Yesus
Andaikan umat Islam yang benar dengan tokohnya Nabi Muhammad SAW yang juga mengimanani Nabi nabi terdahulu dan Umat kristiani tidak mengimani kerasulan Nabi Muhammad SAW mohon maaf umat Kristen anda tetap tidak bisa masuk surga.
Inilah kelebihan jadi Umat Islam dari umat Kristen,apa yg umat Kristen imani Nabi Isa/Yesus kita umat Islam mengimani Nabi Isa/Yesus. Tapi kenapa umat Kristen bisa masuk Neraka karena mereka tdk mengimani apa yang umat Islam Imani. Sudah sangat jelaskan dari penjelasan saya ini.
Siapa yang punya otoritas tentu Islam.
Al-Baqarah ayat 23-24
Al-quran itu
".. BATU UJIAN terhadap kitab-kitab yang lain itu}]Surat Al Maa-idah: 48)
Baca QS. Al-Hijr: 9]
Disimpulkannya : Surat 30 ayat 6
Fokus kalimat #Wahyu itu apa
Wahyu itu = firman
Firman= Kalamullah
Allah SWT berfirman:
اِنَّاۤ اَوْحَيْنَاۤ اِلَيْكَ كَمَاۤ اَوْحَيْنَاۤ اِلٰى نُوْحٍ وَّا لنَّبِيّٖنَ مِنْۢ بَعْدِهٖ ۚ وَاَ وْحَيْنَاۤ اِلٰۤى اِبْرٰهِيْمَ وَاِ سْمٰعِيْلَ وَاِ سْحٰقَ وَيَعْقُوْبَ وَا لْاَ سْبَا طِ وَعِيْسٰى وَاَ يُّوْبَ وَيُوْنُسَ وَهٰرُوْنَ وَسُلَيْمٰنَ ۚ وَاٰ تَيْنَا دَاوٗدَ زَبُوْرًا ۚ
"Sesungguhnya Kami meWAHYUkan kepadamu (Muhammad) sebagaimana Kami telah mewahyukan kepada Nuh dan nabi-nabi setelahnya, dan Kami telah mewahyukan (pula) kepada Ibrahim, lsmail, Ishaq, Ya'qub dan anak cucunya; 'Isa, Ayyub, Yunus, Harun, dan Sulaiman. Dan Kami telah memberikan Kitab Zabur kepada Daud."(QS. An-Nisa' 4: Ayat 163)
Sedangkan ucapan nabi disebut Sabda
Sama dengan di Alkitab Mat 4:10
Lalu #sabda Isa kepadanya, "Pergilah, hai Iblis! Karena telah tersurat, 'Sembahlah Allah, Tuhanmu, dan hanya kepada-Nya sajalah kamu harus beribadah!' "
Dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam #bersabda,
ارْحَمُوا مَنْ فِي الْأَرْضِ يَرْحَمْكُمْ مَنْ فِي السَّمَاءِ
Kasihilah orang-orang yang berada di atas bumi, niscaya Dia (Allah) yang berada di atas langit akan mengasihi kamu. (HR. At-Tirmidzi, no. 1924)
Kalau Terjemahan bukan patokan karena dalam kurung itu hanya penjelasan atau keterangan untuk memahami maksud tetapi lihat teks Aslinya tidak akan ditemukan ada perubahan



